Pak Ustadz dan 6 Rekannya Ditangkap Saat Berpesta

Sabtu, 13 Februari 2016 – 11:03 WIB
Polres Lombok Timur (Lotim) dipimpin Kasatnarkoba AKP Arjuna Wijaya dibantu Shabara menciduk Syamsudin alias Ustad (43) bersama enam rekannya saat berpesta narkoba di Dusun Sambi Elen, Desa Jurit Baru, Pringgesela, Lotim. FOTO: Lombok Post/JPNN.com

jpnn.com - MATARAM – Operasi antik gatarin terus membuahkan hasil. Kali ini giliran Polres Lombok Timur (Lotim) yang beraksi. Tim yang dipimpin Kasatnarkoba AKP Arjuna Wijaya dibantu Shabara menciduk tujuh orang yang sedang pesta sabu, Kamis (11/2).

Mereka digerebek di rumah Syamsudin alias Ustad (43), di dusun Sambi Elen, Desa Jurit Baru, Pringgesela, Lotim.

BACA JUGA: Pengacara Jessica: Itu Ngawur

Dari lokasi penangkapan petugas mengamankan satu poket sabu seberat 4,4 gram, 1 bungkus ganja kering seberat 15,3 gram, dua buah bong, empat pipa hisap, satu timbang, 17 handphone, dan korek api. Selain itu, polisi ikut mengamankan uang palsu Rp 34.300.000 di dalam kamar Ustad.

Kapolres Lotim AKBP Karsiman mengaku, tujuh orang digerebek saat berkumpul di rumah SY (Syamsudin). Mereka diduga sedang menggelar pesta narkoba, karena ditemukan sabu dan ganja serta alat penghisap sabu.

BACA JUGA: Memalukan!! Ancam Beritakan Perselingkuhan, Oknum Wartawan Peras Kepala Desa

“Tujuh orang kami amankan, sekarang mereka masih menjalani pemeriksaan di polres,” kata Karsiman seperti dilansir Lombok Post (Grup JPNN), Sabtu (13/2).

Ia menuturkan, penggerebekan pesta narkoba ini berawal dari informasi yang diterima anggotanya. Kediaman SY disebut-sebut sering digunakan untuk transaksi narkoba. Untuk itu, anggota bergerak ke lokasi dan mengepungnya. “Ketika digerebek barang (sabu dan ganja) ada di dekat para pelaku,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ini Nih Ciri-ciri Penganiaya Polisi di Rasuna Said

Dalam penggerebekan itu, lanjut dia, seluruh kamar digeledah. Hasilnya, petugas menemukan upal puluhan juta. ”Hasil pengembangan sementara barang bukti diakui SY,” ujar dia.

Ia menegaskan, sumber barang haram yang dikuasai SY sedang diselidiki. Begitu juga dengan upal yang ditemukan di rumah. ”Kami selidiki dari mana pelaku dapat barang itu dan upal,” tegasnya.

Ia menambahkan, peredaran narkoba makin tak terbendung, bahkan perkampungan telah dirasuki obat terlarang. Untuk itu, Polres Lotim akan menggempur tempat peredaran narkotika beragam jenis.

“Kami akan berupaya memberantasnya,” tandas dia.(jlo/arl/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putrinya Diperkosa, Sang Ibu Juga Buat Pengakuan Mengejutkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler