PAN Berharap Pengungkapan Kasus e-KTP Murni Demi Hukum

Sabtu, 04 Maret 2017 – 22:12 WIB
Mulfachri Harahap. Foto: dok jpnn

jpnn.com - jpnn.com - Kasus dugaan korupsi e-KTP dipastikan menyeret banyak nama besar. Sanking banyaknya, Ketua KPK Agus Rahardjo berharap terungkapnya kasus ini tak menyebabkan guncangan politik.

Wakil Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Mulfahri Harahap mengatakan, pihaknya mendukung pengusutan kasus e-KTP oleh KPK. Partai berlambang matahari putih ini hanya berharap pengusutan dilakukan seadil-adilnya tanpa ada kepentingan selain penegakan hukum.

BACA JUGA: ICW Minta KY Harus Awasi Hakim Perkara E-KTP

"Mudah-mudahan pengungkapan kasus itu semata-mata untuk penegakan hukum dan keadilan," jelas Wakil Ketua Umum DPP PAN, Mulfachri Harahap, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/3).

Mulfahri sendiri tidak tahu siapa saja yang terlibat. Pihaknya menunggu persidangan perdana dengan terdakwa Irman dan Sugiharto yang akan digelar pada Kamis depan (9/3). Ketua KPK Agus Raharjo menyampaikan, akan terungkap sejumlah nama besar dalam materi dakwaan.

BACA JUGA: Ketua KPK: Anda Akan Sangat Terkejut

Soal dugaan keterlibatan politikus PAN yang disebut-sebut di sejumlah wahana seperti media sosial, Mulfachri memastikan pihaknya sudah meminta klarifikasi.

"Tentu kita sudah minta klarifikasi. Yang bersangkutan mengaku tidak tahu-menahu, tidak menerima apapun dari dugaan kejahatan atau dari proyek e-KTP," ungkapnya.

BACA JUGA: Dukungan KPK jadi Pintu Masuk Usut Kartel Yamaha-Honda

Meski demikian, PAN menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum. "Kita hargai, kita respect terhadap mekanisme hukum yang sedang berlangsung. Tapi sekali lagi, kita berharap semata-mata demi penegakan hukum," katanya menekankan.

Karena itu, dia memastikan tidak ada serangan balik ke KPK dari pihaknya kalau nama politikus PAN disebutkan dalam persidangan pekan depan.

"Enggak ada, serangan balik apa," sebutnya balik mempertanyakan.

Terkait guncangan politik, Wakil Ketua Komisi III DPR ini menambahkan, sudah kerap terjadi. Tapi demokrasi di Indonesia justru semakin matang.

"Sudah beberapa kali diguncang, ternyata tidak ada masalah dengan kehidupan politik. Tetap saja bisa berjalan dan survive. Demokrasi kita insyallah menuju lebih baik, yang akan bisa kita wariskan untuk anak cucu," tandasnya. (zul/rmol)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah-KPK Selaraskan Strategi Pencegahan Korupsi


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler