Panas, Buruh Tarik Kawat Berduri

Senin, 01 Mei 2017 – 15:25 WIB
??Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi melakukan longmarch memperingati Hari Buruh sedunia (May Day) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (1/5). Hari Buruh sedunia diperingati ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek dengan menggelar aksi unjuk rasa menuntut penghapusan outsourcing, jaminan sosial pekerja dan tolak upah murah. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Peringatan Hari Buruh atau May Day 2017 sempat memanas.

Bur‎uh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ‎(KSPSI) sempat menarik kawat berduri yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/5).

BACA JUGA: Menteri Yasonna Dukung Penegakan Hak Asasi Pekerja

Selain itu, buruh lainnya yang juga melakukan aksi di Jalan Medan Merdeka Barat sudah menendang-nendang kawat berduri terlebih dahulu.

Pasalnya, kawat berduri itu membatasi buruh untuk berorasi di depan Istana.

BACA JUGA: Waduh, Buruh Bakar Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot

Setelah melihat kawat berduri ditarik, polisi langsung bertindak.

Mereka merapikan kawat berduri ke posisi awal. Personel kepolisian langsung mengenakan pakaian antihuru-hara.

BACA JUGA: Ini Sekelumit Info tentang Sejarah May Day

Salah satu orator mengatakan, larangan berorasi di depan Istana tidak pernah terjadi pada saat May Day. ‎

"Sebelumnya tidak ada seperti ini," ucapnya.

Menurut dia, polisi telah menghalangi buruh untuk menyampaikan aspirasi.

"Apa yang dilakukan kapolda menghalangi aspirasi kaum buruh," ujarnya. ‎ (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fadli Zon: Buruh Berhak Hidup Layak dan Terlindungi


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler