Panaskan Mesin PDIP Malang, Puti Guntur Sebut Nama Jokowi

Selasa, 20 Februari 2018 – 19:38 WIB
Puti Guntur Soekarno (tengah) bersama kader PDI Perjuangan di Malang. Foto-foto: for JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno memanaskan mesin PDI Perjuangan dengan terus mengampanyekan program-program kerjanya bersama calon Gubernur Saefullah Yusuf alias Gus Ipul.

Cucu Bung Karno itu hadir dalam rapat kerja PDI Perjuangan Kota Malang, Selasa (20/2). Salah satu program yang dikampanyekan adalah pendidikan gratis buat SMA dan SMK, serta layanan kesehatan gratis, berkualitas, dan merata hingga pelosok desa. “Mari sampaikan pada masyarakat, bahwa program ini pasti didukung Pak Jokowi. Karena Pak Jokowi adalah kader PDI Perjuangan,” kata Puti memberi sambutan.

BACA JUGA: Gus Ipul Rp 1,7 Miliar, Khofifah Rp 200 Juta

Rapat kerja diikuti sekitar seribu pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kota Malang. Mbak Puti menuturkan, dukungan Jokowi itu akan memberikan sumbangan besar pada pemenangan Pilkada Jawa Timur 2018. Di provinsi ini, saat Pilpres 2014, Jokowi mendapatkan kemenangan. “Orang tahu, Pak Jokowi adalah kader PDI Perjuangan. Dan, PDI Perjuangan mencalonkan Gus Ipul-Mbak Puti dalam Pilkada Jawa Timur 2018,” kata Puti.

Dalam Pilkada Jatim, bersama Gus Ipul, Puti bakal fokus menjalankan agenda kerakyatan yang bersumber dari Trisakti Bung Karno. “Cita-cita Bung Karno harus diwujudkan. Kemenangan Pilkada, Pemilu dan Pilpres dimaknai sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita Bung Karno, mewujudkan Pancasila, menyejahterakan rakyat,” katanya.

BACA JUGA: Kagum Bordiran Malang, Puti Bergairah Pacu Ekonomi Perempuan

Dia menyebut program pendidikan gratis yang disiapkan duet Gus Ipul-Puti sebagai kebijakan yang manfaatnya langsung dirasakan rakyat. “Wajib belajar 12 tahun harus dirasakan rakyat. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena kesulitan biaya, karena SMA dan SMK akan kembali kami gratiskan,” kata Puti.

BACA JUGA: PDIP DKI Siap Turun Gunung Menangkan Gus Ipul-Puti

Wajib belajar 12 tahun mencakup SD, SMP, berlanjut SMA/SMK sederajat. Karena UU 23/2014, mulai 2017, Pemprov Jawa Timur mengambil-alih pengelolaan SMA/SMK dari kabupaten/kota. Peralihan itu diikuti penerapan kebijakan berbayar untuk siswa SMA Negeri dan SMK Negeri. “Kalau Gus Ipul dan saya terpilih, kami bertekad untuk membebaskan biaya pendidikan bagi SMA dan SMK,” tegas Puti.

Di Kota Malang, PDI Perjuangan menargetkan suara 70 persen untuk Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. “Bismillahirrahmanirrahim, mari bekerja bersama, menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai muara dari ikhtiar politik kita,” kata Puti menyemangati para kader PDI Perjuangan. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Khofifah dan Gus Ipul pun Berbahagia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler