Pancasila Bintang Penunjuk Arah Bangsa

Minggu, 07 Januari 2018 – 19:09 WIB
Ilustrasi Pancasila. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPC Banteng Muda Indonesia Jakarta Pusat, Jansen Marpaung mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah merumuskan Pancasila sebagai dasar dan bintang penunjuk arah (falsafah) dalam berbangsa dan bernegara.

Menurut Jansen Pancasila dilahirkan dengan tujuan mengikat keberagaman. Para Founding Father tidak menghendaki ada etnis suku, agama dan golongan yang menjadi lebih unggul atau lebih rendah.

BACA JUGA: Jaga Kerukunan dan Toleransi demi Keutuhan NKRI

“Dengan berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, membuktikan bahwa identitas bangsa Indonesia sejak dahulu kala merupakan bangsa yang religius dengan apapun agama dan kepercaannya,” katanya melalui pesan tertulisnya, Minggu (7/1).

Jansen melanjutkan, pada sila kedua disebutkan bahwa “kemanusiaan yang adil dan beradab”, berarti bangsa Indonesia memiliki rasa kemanusiaan dan adab yang tinggi.

BACA JUGA: Persatuan RI Tercancam, Uskup Agung Jakarta Cemas

“Namun sayang, kini rasa kemanusiaan sedang mengalami degradasi,” ujarnya,

Kemudian, sila ketiga, “Persatuan Indonesia”, apapun etnis, suku, agama dan golongan, semua bersatu dalam satu kesatuan, Indonesia. “Bukan saling memprovokasi hingga akhirnya tercerai-berai dan saling menghanguskan satu sama lain,” katanya.

BACA JUGA: Pengamalan Pancasila Cara Terbaik Wujudkan Kerukunan

Sila keempat, kata Jansen, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, bangsa Indonesia.

“Selalu menyelesaikan perbedaan dalam suatu forum yang dinamakan musyawarah, karena musyawarah itu untuk meminimalisir bahkan menyamaman perbedaan hingga tercapai mufakat sebagai win-win solution agar semua pihak tidak ada yang merasa dirugikan atau diuntungkan, mengedepankan dialog bukan intrik dan kekerasan, itulah demokrasi Indonesia yang sesungguhnya,” ucapnya.

Terakhir, sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Bukan sama rasa dan sama rata, tapi setiap bangsa Indonesia mendapatkan hak dan kewajibannya sesuai dengan proporsinya, itulah keadilan yang sesungguhnya,” pungkasnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jumpa Dubes Kamboja, Ketua MPR Banggakan Pancasila


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Pancasila  

Terpopuler