Pandu Wiguna Berbagi Rahasia Bebas dari Mata Minus

Kamis, 02 November 2023 – 15:59 WIB
Pandu Wiguna Berbagi Rahasia Bebas dari Mata Minus. Foto: Vio Optical Clinic

jpnn.com, JAKARTA - Pemain timnas basket Prawira Harum Bandung, Pandu Wiguna mengaku kesulitan saat di tengah laga karena memiliki minus 1,75 di kedua matanya.

Dia sempat menggunakan softlens agar tetap bisa melakukan aktivitas di lapangan. Softlens yang digunakannya pun sempat robek.

BACA JUGA: Teknologi Baru nan Canggih Ini Efektif Pulihkan Mata Minus, Plus, dan Silindris

Setelah melakukan riset yang panjang, Pandu memutuskan menggunakan terapi Ortho-K untuk menurunkan mata minusnya.

Juara Indonesian Basketball League (IBL) 2023 ini menjadi pasien terapi Ortho K, layanan Myopia Control Management di VIO Optical Clinic.

BACA JUGA: Andri Agus Berbagi Cara Mengatasi Mata Minus dan Mata Malas pada anak

Dia pun bersyukur terapi yang dilakukan selama satu minggu itu bisa menurunkan mata minusnya hingga normal.

"Saya merasa terbantu sekali dengan adanya terapi ini. Sebagai seorang pemain basket, tentunya punya mata minus itu mengganggu," ujar Pandu, saat menghadiri Grand Launching VIO Optical Clinic di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, belum lama ini.

BACA JUGA: Selain Lasik, Ini Solusi Lebih Efisien Hilangkan Mata Minus pada Anak-anak

Terapi Ortho K merupakan layanan Myopia Control Management dari VIO Optical Clinic telah hadir sejak 2016, dan telah membantu banyak pasien mulai dari anak-anak hingga orang dewasa untuk bisa menurunkan mata minus dan silinder tanpa harus operasi.

Metode ini menggunakan lensa kontak RGP (Rigid Gas Permeable) yang digunakan setiap tidur di malam hari minimal 8 jam.

Terapi Ortho K ini aman digunakan karena sudah mendapat FDA (Food & Drug Administration) Approved dari Amerika.

Terapi Ortho K ada  di seluruh cabang VIO Optical Clinic, seperti di Bekasi, Tangerang, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Jakarta.

Dua alat pemeriksaan mata canggih yang digunakan, yaitu Optical Biometry untuk memprediksikan kenaikan mata minus pasien dalam beberapa tahun ke depan dan Optical Coherence Tomography (OCT) yang bisa mendeteksi penyakit mata seperti glaukoma, degenerasi makula, low vision, serta pemeriksaan mendalam ibu hamil dengan mata minus yang tinggi.

"Semua layanan vision therapy yang ada di VIO mulai dari Terapi Ortho K, Terapi Buta Warna, Terapi Mata Mala,s dan Mata Juling, rehabilitasi penglihatan low vision, dan lain-lain," jelas Andri Agus Syah, Founder dan Dokter Optometri VIO Optical Clinic.

CEO dari VIO Optical Clinic Rianti Yahya menambahkan bahwa klinik tersebut akan dibuka di beberapa lainnya di Indoensia.

"Visi kami ingin terus membantu masyarakat Indonesia melihat lebih jelas bisa tersalurkan secara merata," ungkapnya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler