Panggil Tiga Konsultan, Pansus Klaim Bisa Mengembalikan Aset Pelindo II

Kamis, 19 November 2015 – 02:45 WIB
Ketua Panitia Khusus Angket Pelindo II DPR, Rieke Diah Pitaloka (kiri). FOTO: DOK.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Ketua Panitia Khusus Angket Pelindo II DPR, Rieke Diah Pitaloka meyakini data tiga konsultan keuangan yang digarap Pansus, Rabu (18/11) bisa menjadi pintu masuk mengembalikan aset perusahaan pelat merah pimpinan RJ Lino yang selama ini dikuasai perusahaan asing asal Hong Kong, Hutchison Port Holding (HPH).

Ketiga konsultan yang dihadirkan Pansus diantaranya Deutch Bank (DB), FRI (Finance Research Insitute), dan Bahana Sekuritas. Pansus menilai banyak kejanggalan atas perhitungan aset Pelindo II yang dijadikan dasar perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JJICT) pada HPH.

BACA JUGA: Menteri Susi Nilai Ada Sesuatu Dibalik Usulan Kadin

“Nilai kontrak tahun 2014 jauh lebih kecil dibandingkan 1999, ini ada keanehan dan menjadi persoalan besar. Data konsultan keuangan tersebut jadi pintu masuk mengembalikan aset
negara di Pelindo II,” kata Rieke di gedung DPR Jakarta.

Politikus PDI Perjuangan itu memaparkan indikasi aset Pelindo II dikuasai pihak asing secara sistematis melalui indikasi kejahatan perbankan, indikasi kejahatan korporasi, dan finansial enjinering. Hal itu merupakan bentuk penjajahan modal dan keuangan negara.(fat/jpnn)

BACA JUGA: DPD: Tunda Implementasi Kurikulum 2013 Berarti Meniadakan Revolusi Mental

BACA JUGA: Soal TKI, Timor Leste Ingin Belajar dari Indonesia

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fasilitas Terminal Bandara Soetta jadi Sorotan KemenPAN-RB


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler