Panglima TNI Ajak Penggemar Iwan Fals Ikut Tangkal ISIS

Minggu, 10 Agustus 2014 – 01:10 WIB
Iwan Fals dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di kantor sekretariat Orang Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (9/8). Foto: Twitter/@GeneralMoeldoko

jpnn.com - JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko terus berupaya meredam meluasnya pengikut Negara Islam Irak-Suriah atau Islamic State Iraq-Syria (ISIS) di Indonesia. Berbagai forum pun digunakan Moeldoko untuk memaparkan ancaman ISIS.

Bahkan, pertemuan Moeldoko dengan para penggemar Iwan Fals yang tergabung dalam organisasi Orang Indonesia (OI) pun dimanfaatkan untuk menjelaskan bahaya ISIS bagi NKRI. Menurutnya, ISIS sama sekali tidak boleh berkembang lantaran berbeda ideologi dengan ideologi Indonesia yaitu Pancasila.

BACA JUGA: Praja IPDN Jangan Segan-segan Curhat

"Yang penting kami samakan dulu ideologinya. Kalau berbeda, ISIS tidak boleh berkembang di Indonesia karena berbeda ideologi," ujar Moeldoko saat mengunjungi kantor Sekretariat Badan Pengurus Pusat OI di Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat, Sabtu (9/8).

Lulusan terbaik AKABRI tahun 1981 itu menambahkan, TNI akan melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk melakukan tindakan preventif dalam menangkal perkembangan ISIS. Menurutnya, hal itu perlu sebagai langkah antisipasi guna mencegah adanya perpecahan dalam negeri.

BACA JUGA: Jenderal Moeldoko: TNI akan Pasang Badan Kalau ISIS Mengancam

"TNI harus melakukan pembinaan karena banyak masyarakat yang terjerumus. TNI juga akan melakukan penjelasan ke pesantren-pesantren untuk melakukan tindakan preventif supaya tidak ada tindakan represif," katanya.

Peraih gelar doktor ilmu administrasi dari Universitas Indonesia itu juga mengaku terus memonitor setiap pergerakan pengikut ISIS di Indonesia. "Kami sudah memonitor dan mengikuti gerakan ISIS dari luar maupun dari dalam. Kalau mereka macam-macam ya kami sikat," ujarmya.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Kubu Prabowo-Hatta Yakin Putusan DKPP Mendahului MK

BACA ARTIKEL LAINNYA... Agung Laksono Tak Takut Dipecat Ical


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler