Pansus Ganggu Konsentrasi Sri Mulyani

Kamis, 25 Februari 2010 – 21:21 WIB

JAKARTA—Kerja Pansus Century yang tujuannya membuka tabir skandal di bank bermasalah milik Robert Tantular, dinilai oleh Pengamat ekonomi, Dr Umar Juoro, berjalan sangat lambanBahkan penggiringan masalah perbankan yang kini mengarah pada ranah politik bahkan hukum tersebut, dipastikan sangat mempengaruhi capaian program pemerintahan.

‘’Seharusnya Pansus bekerja lebih cepat, lebih jelas dan segera ada kepastiannya ke arah mana

BACA JUGA: Taufik Kiemas Siap Hadang Pemakzulan

Semakin lama dan semakin digiring kearah politik bahkan hukum, akan berpengaruh pada program pembangunan
Yang paling kasihan itu adalah Menteri Keuangan, karena padanya (Menkeu,red) ada tanggungjawab besar mengatur perekonomian negara diawal pemerintahan lima tahun ini,’’ jelas Umar kepada wartawan, Kamis (25/2) di Financial Club, Jakarta.

Tugas Menkeu, kata Umar, adalah mengatur keuangan negara dari segala sektor

BACA JUGA: TK Juga Pengin Jadi Wapres

Di pundak Menkeu pula, ada tanggung jawab pelaksanaan pembangunan di daerah-daerah agar bisa berjalan dengan lancar


‘’Tapi dengan adanya Pansus Century ini saya yakin, Menkeu akan terpecah konsentrasinya

BACA JUGA: Ratusan Pegawai PT KAI Terjaring Sidak

Buktinya beberapa waktu lalu, ada penandatanganan pembangunan yang terpaksa ditundaKatanya nanti kalau ditandatangani Menkeu, salah lagiHarusnya ada kejelasan secepatnyaKarena kita sedang berada di awal-awal pelaksanaan pembangunan yang menentukan arah ekonomi lima tahun ke depan,’’ kata Umar.

Meski berpengaruh pada pelaksanaan program pembangunan, namun Umar yakin apapun keputusan Pansus Century, tidak akan berpengaruh banyak pada perekonomian negara‘’Tidak akan banyak pengaruhnya, karena investor-investor juga yakin dengan stabilitas ekonomi dan kekuatan masyarakat Indonesia menghadapi gejolak seperti iniTidak akan berpengaruh banyak, namun pada pelaksanaan program pembangunan pasti ada pengaruhnya,’’ kata Umar.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... RI Tuan Rumah Pembuangan Limbah


Redaktur : Soetomo Samsu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler