jpnn.com, MADIUN - Petugas BPBD melakukan inspeksi sungai saat banjir melanda puluhan rumah warga. Hasilnya, terlihat jelas bahwa aliran Sungai Jiwan menjadi terhambat karena ada rumpun bambu dan sampah limbah rumah tangga milik warga.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Supriyanto menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat volume sungai meningkat hingga menggenangi puluhan rumah warga.
BACA JUGA: Denda Rp 75 Ribu - Rp 750 ribu, Masih Berani Buang Sampah Sembarangan?
"Menumpuknya sedimen di sungai sekitar dan terhambatnya aliran air pada beberapa saluran sungai ini membuat volume sungai meningkat hingga menggenangi puluhan rumah warga," tutur Supriyanto, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun.
Diketahui sebelumnya, puluhan rumah di Dusun Mancaan, Desa Jiwan Kecamatan Jiwan, tergenang air. Hujan lebat selama tiga jam mengakibatkan aliran kanal di wilayah Jiwan meluap.
BACA JUGA: Ckck, Warga Kompak Buang Sampah di Tepi Pantai
Tanggul semipermanen yang dibangun di lokasi tersebut tidak bisa membendung derasnya air.(end/jpnn)
BACA JUGA: Masalah Sampah di Bekasi Disorot Media Asing
BACA ARTIKEL LAINNYA... Masih Ada Warga Bandel Buang Sampah ke Sungai.
Redaktur & Reporter : Natalia