Pantauan Terkini Pemulihan SKKL Rute Merauke-Timika

Rabu, 11 Mei 2022 – 10:40 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan update pemulihan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Merauke-Timika. Foto: Humas Kemenkominfo.

jpnn.com, JAKARTA - Menkominfo Johnny G. Plate menyampaikan update pemulihan jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Merauke-Timika.

Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama PT. Telkom Indonesia memprioritaskan layanan telekomunikasi voice dan internet.

BACA JUGA: Siaran TV Analog di 8 Wilayah Dihentikan, Kemenkominfo: Masyarakat Beruntung

Dia mengimbau masyarakat yang berada di wilayah Papua memanfatkan jaringan telekomunkasi untuk kepentingan prioritas terlebih dahulu.

“Kominfo dan PT. Telkom akan menyiapkan ini untuk kebutuhan-kebutuhan yang spesifik, sehingga layanan telekomunikasi tetap berlangsung dengan baik walaupun tidak sebesar seperti yang disediakan melalui jaringan tulang punggung,” jelas Johnny dalam keterangan di Jakarta, Rabu (11/5).

BACA JUGA: Kemenkominfo Siap Dampingi Pemerintah Daerah Menuju Smart City

Menteri Johnny meminta agar pemenuhan layanan telekomunikasi prioritas tidak ditafsirkan sepihak dengan landasan yang tidak tepat. 

“Ini adalah bagian dari keterbukaan dan dengan tujuan agar jangan sampai informasi berkembang tidak beraturan atau tidak dengan dasar yang benar,” ujarnya.

BACA JUGA: Johnny G Plate Ungkap Tantangan bagi BAKTI Kemenkominfo

Dia pun tetap memantau kualitas layanan telekomunikasi di kawasan Papua agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai pemulihan dilakukan. 

“Begitu pentingnya dan karena ini jaringan tulang punggung pita lebar untuk mentransmisikan data yang besar. Jika terjadi gangguan kita hanya bisa memanfaatkan satelit dan kapasitas tersisa yang jumlahnya terbatas,” tuturnya. 

OIeh karena itu, Menteri Johnny kembali mengharapkan agar masyarakat di kawasan terdampak bisa memanfaatkan layanan telekomunikasi untuk kebutuhan prioritas. 

Menurutnya, Kemenkominfo telah menyiapkan jaringan untuk kebutuhan yang spesifik agar layanan telekomunikasi tetap berlangaung dengan baik.

"Walaupun tidak sebesar yang disediakan dari jaringan tulang punggung. Sehingga kepada masyarakat setempat kami sampaikan agar selama terjadinya gangguan ini untuk memanfaatkan bandwith itu untuk kepentingan prioritas terlebih dahulu,” imbaunya.

Selain itu, guna menjaga kualitas layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia, Kemenkominfo memiliki Pusat Monitoring dan Surveillance System yang digunakan memantau kualitas layanan telekomunikasi seluruh Indonesia.

Kemenkominfo mengoperasikan tiga perangkat untuk memantau Quality of Service (QoS) dan Quality of Experience (QoE) layanan telekomunikasi. 

“Hidup dan matinya sinyal bisa dipantau, selain itu lewat BLU BAKTI Kominfo juga memantau layanan akses internet dari satelit dan BTS yang telah dibangun. Hal itu akan membantu penanganan gangguan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia,” tegas Johnny.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler