Parah! Aksi Brutal KKSB Berulang Lagi

Senin, 12 Oktober 2020 – 02:53 WIB
Personel TNI berusaha menghalau serangan membabi buta KKSB dengan tembakan peringatan agar mereka tidak mendekat dan tidak leluasa untuk membidik ke arah Pos TNI. Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Beberapa rentetan kejadian aksi teror Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) makin tidak terkendali. Tidak pandang bulu dalam menentukan sasarannya mulai tukang ojek, buruh, tenaga medis, pegawai aparat pemerintah daerah, masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI-Polri. Termasuk pesawat sipil pun jadi sasaran tembak KKSB.

Makin jelas kebejatan KKSB, dalam melakukan setiap aksi terornya selalu menggunakan masyarakat sipil Papua sebagai tameng hidup.

Pada Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 14.00 WIT, KKSB kembali menyerang pos Koramil persiapan Hitadipa di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya dengan kekuatan kurang lebih 20 orang. Mereka melakukan penembakan membabi buta dari Kampung Balamay yang terletak di ketinggian seberang sungai di belakang Koramil Hitadipa.

BACA JUGA: TNI: KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

KKSB menyerang dari tengah kampung masyarakat agar jatuh korban dari pihak masyarakat. Diduga masyarakat kampung tersebut berada di bawah ancaman KKSB untuk menjadi tameng hidup, saat mereka menyerang.

TNI berusaha menghalau serangan membabi buta KKSB dengan tembakan peringatan agar mereka tidak mendekat dan tidak leluasa untuk membidik k arah Pos TNI. Kejadian ini berlangsung sampai dengan pukul 15.30 WIT.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, Minggu (11/10/2020) menegaskan tidak ada korban dalam kejadian ini. TNI dalam Pos Pertahanannya selalu berusaha menghindarkan korban dari masyarakat sipil.

Kapenkogab memperingatkan siapa pun yang ada dibalik serangam ini, agar menghentikan cara-cara yang tidak berperikemanusiaan dengan menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng hidup.

Selanjutnya Kapenkogab menjelaskan Koramil persiapan Hitadipa dibangun untuk membantu mengamankan masyarakat dan pembangunan di daerah Kabupaten Intan Jaya.

BACA JUGA: Peneliti UGM dan Anggota TNI Korban Penembakan KKSB Dievakuasi ke Jakarta

“Bila KKSB terus mengganggu ketertiban dan keamanan di Hitadipa, secara tidak langsung, hal ini akan menghambat pembangunan yang sedang berlangsung yang akhirnya berdampak pada terhambatnya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua," jelas Kapen Kogabwilhan III.(fri/jpnn)

BACA JUGA: Puluhan Ribu Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK, Begini Respons Ali Zamroni DPR


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler