Parkir Liar dan PKL Kuasai Pasar Segiri Samarinda

Kamis, 01 Mei 2014 – 14:07 WIB

jpnn.com - SAMARINDA - Aktivitas parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang memakan trotoar membuat kemacetan parah di sepanjang Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Pasar Segiri, Samarinda.

Meskipun semrawut, namun pemandangan seperti itu telah berlangsung lama sehingga terkesan dibiarkan. Terlihat dari tidak adanya petugas yang berjaga mengurai kemacetan dan menertibkan para PKL.

BACA JUGA: Gunung Soputan juga Siaga

Parahnya, Samarinda kini tengah berjuang di penilaian Adipura. Dari pantauan media ini selama dua hari, dua pemandangan berbeda terjadi di sekitaran Pasar Segiri.

Ketika pagi hingga siang, lalu lintas ramai lancar. Tidak ada PKL yang berjualan di trotoar. Sebaliknya, ketika sore hari, lalu lintas menjadi semrawut.

BACA JUGA: Bendera Negara-negara Asing Berkibar di Manado

Parkir liar menguasai hampir separuh badan jalan. PKL dengan leluasa menggelar dagangan. Akibanya, kemacetan tak terelakkan.

Karena, menyempitnya ruas jalan. Badan jalan yang seharusnya mampu dilewati dua kendaraan roda empat dengan dua baris, terpaksa jadi satu lajur. Tumpukan kendaraan pun tak bisa dihindarkan.

BACA JUGA: Gara-gara Sapi, Wartawan Masuk RS

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Abdullah, menuturkan, penertiban parkir di depan Pasar Segiri bukanlah semata tanggung jawab pihaknya.

Melainkan tugas bersama antara Dinas Pasar, Satpol PP, dan Kepolisian. Dishub, ujar dia, telah melakukan beberapa langkah, guna mengurai kemacetan.

Seperti memasang rambu lalu lintas dan menempatkan personel yang terbagi dalam beberapa shift. “Kalau masalah penataan parkir, kami telah meminta semua kendaraan parkir ke atas. Tetapi parkir dan PKL tidak bisa dipisahkan. Setiap pagi Dishub berjaga di situ untuk mempercepat arus lalu lintas,” ujarnya.

Abdullah mengatakan, ia telah meminta kepada Dinas Pasar agar parkir segera dinaikkan ke lokasi yang telah disiapkan.

“Nah sampai di mana itu adalah kewenangan ada pada Dinas Pasar. Jadi untuk menertibkan parkir liar ini adalah tanggung jawab bersama,” tuturnya Terpisah, Plt Kepala Satpol PP Samarinda Rustam menegaskan, aktivitas PKL yang berjualan di depan Pasar Segiri jelas dilarang.


“Tidak boleh itu. Termasuk sore hari. Tempatnya di dalam, ya di dalam,” tegasnya. Namun, ucapan Rustam kenyataannya bertolak belakang. Sebab aktivitas PKL masih saja terjadi, apalagi sore hari.

“Cuma sorenya memang belum kami pikirkan. Memang kegiatannya banyak sore. Yang piket sebenarnya kami suruh ke sana untuk patroli,” ucapnya.

Lantas mengapa PKL masih saja berjualan di trotoar padahal telah dilarang? Rustam mengakui antara PKL dan Satpol PP kerap terlibat kucing-kucingan.

“Ya inilah permasalahannya. Kami datang, pedagang masuk ke dalam, tidak ada petugas, mereka jualan di luar,” dalih Rustam. (*/riz/ica/k9)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Verifikasi Honorer K2, Orang Sekitar pun Dimintai Kesaksian


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler