Parmin Nekat Akhiri Hidup Lantaran Diminta Jual Tanah Warisan

Jumat, 30 Agustus 2019 – 19:50 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Radarbogor.id

jpnn.com, TULANG BAWANG BARAT - Parmin, 65, warga Kampung Penawarbaru, Kecamatan Gedungaji, Tulangbawang, Lampung, ditemukan tewas tergantung, Rabu (28/8).

Petani tersebut nekat gantung diri diduga frustasi karena diminta menjual tanah warisan untuk biaya pernikahan anak.

BACA JUGA: Zaenal Arifin Sakit Hati Dicerai Istri, Tetapi Mestinya tak Lantas Seperti Ini

”Berdasar keterangan istrinya, Parmin mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena frustasi diminta menjual tanah warisan untuk biaya pernikahan anak mereka,” kata Kapolsek Gedungaji Iptu Suhardi, Jumat (30/8).

BACA JUGA: Anak Gadis Selesai Mandi Diikuti Ayah Tiri Masuk Kamar, Astaga!

BACA JUGA: Pondok Pesantren Geger, Siswa SMK Ditemukan Tewas

Dilanjutkan, dari tempat kejadian perkara, pihaknya menyita barang bukti tali tambang warna kuning sepanjang dua meter. ”Pihak keluarga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa ini kali pertama diketahui Muniyem, 60, istri Parmin. Sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (28/8), dia masuk ke kamar mandi dan melihat sang suami sudah tergantung. Seutas tali tambang yang diikatkan ke kayu tempat menggantung pakaian, menjerat lehr Parmin.

BACA JUGA: Aktivis Mahasiswa Tewas di Kamar Hotel, Saldo Rekeningnya Lumayan Banyak

BACA JUGA: Putra Tewas Ditembak Polisi di Lokasi Pernikahan Wanita Idamannya

”Istri korban berteriak, hingga warga berdatangan. Peristiwa ini dilaporkan ke polsek,” sebut dia.

Polisi yang mendapat informasi ini langsung menuju TKP. Dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Parmin. ”Penyebab korban MD (meninggal dunia, Red) karenakan gantung diri,” kata Suhardi. (nal/ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pintu Kamar Hotel Dibuka Paksa, Petugas Langsung Terperanjat


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler