Parpol yang Dahulu Didirikan Ma'ruf Amin Melebur ke PKR

Senin, 13 Juni 2022 – 19:26 WIB
Parpol PKNU yang didirikan Ma'ruf Maarif melebur ke Partai kedaulatan Rakyat (PKR). Foto: dok. PKR

jpnn.com, JAKARTA - Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) sepakat melebur ke Partai kedaulatan Rakyat (PKR).

Keputusan itu dipilih setelah parpol yang dideklarasikan pada 2007 tersebut menggelar kongres di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Minggu (12/6).

BACA JUGA: PKNU Desak Pembatalan Pelantikan Wagubsu

Mantan Ketua Umum PKNU Choirul Anam mengatakan bahwa kesepakatan melebur itu dilakukan melalui proses panjang.

Parpol yang didirikan oleh Maruf Amin itu bersama PKR sudah menjalin komunikasi intens yang akhirnya memiliki visi dan misi yang sama.

BACA JUGA: Pentolan PKNU Bergabung ke PKB

"Saya melihat visi dan misi jelas sekali hampir sama dengan PKNU," kata Anam melalui keterangan persnya, Senin (13/6).

Pria yang kini menjabat Ketua Majelis Kehormatan PKR itu menyebut langkah peleburan didukung pula ribuan kader PKNU di 34 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA: Jamin Kader PKNU Bisa jadi Caleg Gerindra

Setelah bergabung, kata Anam, PKNU perlu mengubah nama, ADRT maupun personelnya. Terlebih, terselip kata NU dalam singkatan PKNU.

Sementara itu, kata dia, NU sudah berkomitmen tidak terjun ke politik praktis sehingga nama perlu diubah.

"Jadi, harus diubah, bukan partai NU, dulu sering disebut Partai Kebangkitan NU," ungkap Anam.

Saat ini, SK pada masa transisi dari PKNU menjadi PKR tengah berproses di Kemenkumham.

Anam memastikan dirinya secara pribadi akan langsung melakukan komunikasi dengan Kemenkumham agar SK segera diturunkan.

“Tentunya harus ada Kolaborasi yang baik antara PKNU yang kini berubah jadi PKR,” ungkapnya.

Ketua Umum PKR Tuntas Subagyo pada sisi lain bersyukur PKNU mau melebur ke parpolnya.

Dia menyebut peleburan makin menguatkan langkah PKR untuk bisa berkontestasi pada Pemilu 2024.

"Kami yakin akan mampu berlaga pada pemilu 2024,” ujarnya. (ast/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler