Pasangan Kekasih Ditemukan Tewas di Pantai Labuhan, Kondisi Mengenaskan

Kamis, 17 Juni 2021 – 23:48 WIB
Jenazah korban tenggelam saat berada di Puskesmas Antarbrak, Kecamatan Limau, Tanggamus. Sebelumnya, korban terseret ombak saat sedang berenang di Pantai Labuhan, Pekon Badak, Kamis sore (17/6). FOTO DOKUMEN INTEL KODIM 0424/TANGGAMUS

jpnn.com, TANGGAMUS - Sepasang kekasih tewas tenggelam di Pantai Labuhan, Pekon Badak, Kecamatan Limau, Tanggamus, Lampung, Kamis sore (17/6).

Pasangan tersebut adalah Nabila Saputri, 18, warga Dusun Bangunrejo, RT.03/RW.05, Kecamatan Banyumas dan Nabil Krastiyan Danu, 21, warga Dusun Pemenang 3, RT.03/RW.02, Pekon Pamenang, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu.

BACA JUGA: Inilah Tampang Begal Sadis Penusuk Mbak Amelia dan Serli

Kapolsek Limau AKP Oktafia Siagian mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi ada korban tenggelam sekitar pukul 16.10 WIB.

“Mendapat informasi tersebut, bersama Koramil Cukuh Balak, Polair Kotaagung, TNI AL, Tagana, aparat pekon serta nelayan setempat, kami melakukan pencarian,” kata Oktafia Siagian.

BACA JUGA: AL Paksa Istri Begituan dengan Pria Lain, 5 Videonya Dijual di Situs Dewasa

Kali pertama, tim gabungan menemukan Nabila Saputri dalam keadaan meninggal dunia, pukul 17.00 WIB. Setengah jam kemudian, Nabil Krastiyan Danu juga ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Antarabrak guna dilakukan pemeriksaan medis,” ungkapnya.

BACA JUGA: 30 Karung Beras di Gudang Ini Mencurigakan, Ketika Diperiksa, Isinya Mengejutkan

Kapolsek menjelaskan, berdasar keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian, kedua korban berkunjung ke rumah saudaranya di Pekon Badak, Kecamatan Limau.

Sekitar, pukul 14.30 WIB, mereka mengunjungi Lantai Labuhan dan berenang. Saat itu keduanya terbawa ombak ke tengah laut hingga sekitar 100 meter dari bibir pantai dan tenggelam.

“Saksi menerangkan, sebelum berenang, rombongan sudah diingatkan oleh masyarakat setempat agar tidak berenang di laut,” jelasnya.

Berdasar hasil pemeriksaan medis Puskesmas Antarbrak, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Mereka murni meninggal karena tenggelam.

Karena keluarga menolak autopsi, jenazah kedua korban diserahkan kepada Sunardi, selaku pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

BACA JUGA: Booking Cewek Cantik Lewat Aplikasi MiChat, Tak Disangka, yang Datang Malah Waria Ganas

“Menurut keterangan Sunardi, hubungan kedua korban sudah bertunangan. Jenazah kedua korban diberangkatkan dari Puskesmas Antar Brak, Limau menuju rumah duka, sekitar pukul 19.20 WIB,” kata dia. (ral/ehl/ais/radarlampung)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler