Pasien Diabetes Meninggal Dunia, Australia Langsung Selidiki Efek Samping Vaksin Covid 19

Kamis, 15 April 2021 – 18:42 WIB
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, AUSTRALIA - Otoritas kesehatan Australia sedang menyelidiki kematian seorang perempuan yang menderita diabetes dan mengalami pembekuan darah setelah menerima vaksin COVID-19 di New South Wales (NSW).

Menurut laporan ABC News pada Kamis (25/4), penelitian sebelumnya tidak menemukan hubungan antara pembekuan darah dengan vaksinasi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gatot dan Terawan Akrab, KPK Datangi Kantor PDIP, Ada Aturan Baru tentang PNS

Meski begitu, lebih banyak sampel akan diperlukan dalam penelitian lebih lanjut untuk memastikan peran vaksin dalam kematian perempuan berusia 48 tahun itu. Hingga saat ini, jenis vaksin yang diterima perempuan itu belum diketahui.

Juru bicara Departemen Kesehatan NSW menyampaikan bahwa The Therapeutic Goods Administration (TGA) bertanggung jawab untuk mengatur dan memantau penggunaan vaksin COVID-19 di Australia.

BACA JUGA: Jumlah Penderita Covid-19 Meningkat, Belanda Batal Melonggarkan Protokol Kesehatan Ketat

"Pemantauan melibatkan upaya deteksi dan menanggapi setiap masalah keamanan yang muncul terkait dengan vaksin COVID-19, terutama setiap kejadian buruk setelah imunisasi," kata juru bicara itu, Kamis (15/4).

Dia juga mengatakan departemen kesehatan NSW menyelidiki peristiwa ini dan merujuk pada penelitian para ahli.

BACA JUGA: Dua Hakim Positif Covid-19, Sidang Gugatan Perusahaan Ditunda

Pemerintah Australia tidak lagi merekomendasikan vaksin AstraZeneca melainkan Pfizer. Negara kangguru itu telah mendapatkan tambahan 20 juta dosis Pfizer, yang akan tiba pada kuartal terakhir tahun ini. (abcnews/mcr9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dea Hardianingsih

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler