Paskibra Tetap Semangat Melangkah di Genangan Air

Jumat, 18 Agustus 2017 – 15:42 WIB
Upacara HUT Kemerdekaan ke – 72 RI di kecamatan Bika dengan kondisi lapangan terendam banjir, Kamis (17/8). PAUR HUMAS POLRES KH FOR RAKYAT KALBAR

jpnn.com, KAPUAS HULU - Paskibra tetap melangkah tegap dan penuh semangat meski lokasi Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Kecamatan Bika, Kapuas Hulu, Kalbar, tergenang air.

Sepatu, kaos kaki, dan celana sekitar 400-an peserta upacara di halaman kantor camat itu terendam air.

BACA JUGA: Jayapura Direndam Banjir Terparah dalam 5 Tahun Terakhir

Laporan: Andreas, Kamiriluddin, Maulidi Murni, Kurnadi

Kapolsek Bika, IPDA Poengoet Poedji Harsana menegaskan, upacara tetap harus dilaksanakan karena ini momen sangat penting.

BACA JUGA: Duh, Ribuan Rumah Warga di Kampar Terdampak Banjir

“Bagaimanapun kondisinya tetap harus dilaksanakan, ini untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya, seperti diberitakan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group).

Bagi Poengoet, upacara dalam kondisi banjir bukanlah hal yang berat jika dibandingkan perjuangan pahlawan yang membela tanah air merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Mereka mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

BACA JUGA: 2 Jempol! Petugas Gendong Nenek Korban Banjir Besar

“Maka kita wajib menghargai jasa para pejuang kita dalam membela tanah air Indonesia. Banjir bukan menjadi masalah selama kita melaksanakannya dengan penuh keikhlasan,” serunya.

Air setinggi lutut orang dewasa tersebut juga tak menyurutkan semangat anggota Paskibra tingkat Kecamatan Bika dan seluruh peserta upacara. Camat Bika Hermanus Susanto bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kepada Rakyat Kalbar, Hermanus mengatakan, meski banjir, upacara bisa sukses. Bahkan, prosesi pengibaran bendera Merah Putih tak terhambat.

“Dan semua kami yang menghadiri upacara tetap semangat,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat Kecamatan Bika tetap merasa bagian dari NKRI. Makanya momentum HUT Proklamasi kemerdekaan tersebut tidak pernah dilewatkan oleh segenap masyarakat.

“Biarpun kondisi banjir, kami harus tetap melaksanakan upacara bendera,” tegas Hermanus.

Bahkan, sebelum dimulainya upacara, pihak Pemerintah Kecamatan Bika telah menyediakan speedboat untuk menjemput sejumlah peserta upacara dari Kota Putussibau yang akan mengikuti upacara di Bika. (RK)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Tutup Jembatan Penghubung Bangka dan Bangka Barat


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler