Pasutri Ini Akhirnya Ungkap Alasan Buka Layanan Main Bertiga, Oh Ternyata

Rabu, 10 Februari 2021 – 14:05 WIB
PR dan istrinya SM saat diamankan Unit PPA Polrestabes Palembang. Foto: palpres.com

jpnn.com, PALEMBANG - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial PR, 47, dan SM, 31, warga OKI, Sumsel, akhirnya mengungkap alasan mereka sampai nekat membuka layanan main bertiga di hotel.

Pasutri yang ditangkap saat menunggu pelanggan di kamar hotel di Palembang, Jumat (6/2) sekira pukul 20.30 WIB, itu mengaku butuh uang untuk biaya operasi kanker.

BACA JUGA: Mbak SA Akhirnya Percaya Setelah Lihat Bukti Foto Mesra Suami dengan PNS Wanita

Keduanya tertangkap basah saat hendak menjual layanan main bertiga kepada anggota kami yang berpura-pura hendak melakukan transaksi.

“Setelah barang bukti yang kami kumpulkan kuat, kami langsung bergerak mengamankan pasutri ini,” ujar Kasubnit PPA Polrestabes Palembang, Iptu Fifin Sumailan, Senin (8/2).

BACA JUGA: Anak 16 Tahun Telat Datang Bulan, Perbuatan Bejat Sang Ayah Akhirnya Terungkap

Iptu Fifin menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal saat kedua pelaku menawarkan diri di media sosial melayani main bertiga dengan tarif Rp 1 juta untuk sekali kencan.

“Mereka juga menawarkan jasa long time dengan durasi empat sampai enam jam, dengan harga Rp 1,5 juta,” katanya.

BACA JUGA: Buka Layanan Main Bertiga, Pasutri Digerebek Saat Menunggu Pelanggan di Hotel

Dia menuturkan, dari pengakuan kedua pelaku, aksi main bertiga ini sudah dimulai pada September 2020 lalu, dan terakhir pada saat ditangkap yaitu pada Sabtu (6/2) malam di Hotel Palembang.

“Informasi yang kami dapatkan para pelanggan kedua pelaku rata-rata dari luar kota, seperti Jakarta dan daerah lainya. Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Polrestabes Palembang, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” jelas dia.

Tersangka PR telah mengakui perbuatannya. Setelah mendapatkan pelanggan dan harganya pas, PR dan istrinya langsung menuju hotel di Palembang sesuai kesepakatan dengan pelanggan. Mengenai tarif lanjut PR, sudah melalui persetujuan istrinya.

Sementara SM mengaku nekat melakukan aksi tak terpuji tersebut karena kebutuhan ekonomi dan untuk kebutuhan sekolah anak-anak.

“Saya terpaksa melakukan hal tersebut karena saya dan suami tidak bekerja lagi,” aku SM.

Latar belakang yang membuatnya terpaksa melakukan hal tersebut, ialah untuk biaya operesinya.

BACA JUGA: Inilah Tampang Otak Pelaku Pembobolan Sejumlah Rumah di Palembang, Ternyata Mantan Anggota Brimob

“Saya mengidap sakit kanker. Karena biaya rumah sakit yang mahal dan operasi saya juga akan dilangsungkan Senin. Saya terpaksa melakukan perbuatan tersebut, dan saya menyesal,” tutup SM.(kur/palpres.com)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler