PB PBSI Lepas Rombongan dengan Sederhana

Djoko Imbau Pemain Tidak Terbebani

Selasa, 17 Mei 2011 – 20:42 WIB
JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia yang dikirim ke Piala Sudirman pada 22-29 Mei mendatang di Tiongkok, akhirnya dilepas oleh ketua Umum PB PBSI Dojoko Santoso, di Pelatnas Cipayung, kemarin (16/5)Mereka diharapkan tampil lepas dan tidak terlalu terbebani pada pertandingan yang digelar di kota Qingdao tersebut.

Upacara pelepasan 18 pemain dan sepuluh ofisial itu sendiri memang tidak langsung dilanjutkan dengan diberangkatkannya mereka ke Tiongkok

BACA JUGA: Rekor Pichichi Cristiano Ronaldo

Taufik Hidayat dkk
beru bertolak pada Kamis (19/5) dan Jumat pagi (20/5) mendatang.

"Dalam kondisi disorot dan banyak yang berharap kepada tim bulu tangkis untuk berprestasi seperti sekarang ini, saya ingin anak-anak tidak tertekan dan bisa main lepas nanti," katanya saat memberikan wejangan dalam upacara pelepasan.

Dia menegaskan bahwa masalah prestasi memang tujuan utama dikirimnya para pemain

BACA JUGA: Inter Pertahankan Leonardo

Induk olahraga bulu tangkis tertinggi se-tanah air itu menarget dalam kejuaraan dunia campuran itu Indonesia mampu menjadi semifinalis.

Karena itu, dia meminta para pemain untuk benar-benar siap
Djoko ingin semangat para pemain berkobar untuk memberikan yang terbaik demi Merah Putih

BACA JUGA: Fulham Antusias, Blackpool Pilih Hindari Degradasi

Pasalnya, lanjut dia, dengan kualitas teknik yang dimiliki anak didiknya, factor mental lah yang paling berpengaruh.

"Kami sudah memberikan fasilitas untuk mereka, sesuai dengan yang dibutuhkanSekarang, semua kembali ke pribadi masing-masing atlet, sejauh mana mereka ingin berprestasi demi negaranya," ucap lelaki berpangkat Jenderal tersebut.

Upacara pelepasan kemarin pun berlangsung sangat sederhanaTidak ada lagi upacara formal yang biasanya ditutup dengan acara mencium bendera Merah Putih.

Kesederhanaan itu pun diakui oleh Kabid Binpres PB PBSI Hadi NasriLelaki yang belum genap dua bulan menduduki jabatannya itu juga menganggap bahwa tim yang saat ini dikirimkan oleh PB PBSI bukan tim dengan materi yang terkuat.

"Kami harus akui itu, di tunggal putra, kami tidak bisa membawa Sonny (Dwi Kuncoro), di ganda putra kami tidak membawa (Markis) Kido/Hendra (Setiawan) karena masalah cederaJadi, ya ini yang terbaik saat ini," terangnya.

Kendati demikian, Hadi tidak pernah merasa pesimistisDia percaya dengan kemampuan anak didiknya terutama setelah melihat penampilan pada dua kejuaraan terakhir di India Superseries dan Malaysia Grand Prix Gold lalu.

"Ini trennya sedang bagusMereka mulai kelihatan lebih bersemangat, sudah mulai banyak belajar dari lawan-lawannyaSemoga lebih baik lagi di Sudirman nanti," papar pria yang juga sebagai manajer tim Sudirman Indonesia tersebut.

Mengenai target semifinal, Hadi menilai itu adalah yang paling realistis untuk saat iniApalagi, jika mengacu posisi Indonesia pada kejuaraan Sudirman kali ini yang posisi seedednya berada di peringkat ketigaDia ingin prestasi minimalnya sesuai dengan status unggulan Indonesia tersebut.

Dalam kejuaraan kali ini, Indonesia tergabung dalam grup B bersama Malaysia dan RusiaUntuk lolos ke babak delapan besar, mereka minimal harus bisa meraih sekali kemenangan karena hanya juara dan runner up grup yang bisa lolos(aam/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nedved: Juve Tak Punya Karakter


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler