PDIP All-out demi Djoss di Sumut agar Jokowi Menang Lagi

Jumat, 20 April 2018 – 22:11 WIB
Djarot Saiful Hidayat (kanan) dan Sihar Sitorus. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyemangati kader-kader partainya di Sumatera Utara untuk berupaya total (all-out) dalam memenangkan duet Djarot S Hidayat-Sihar Sitorus.

Hasto menginginkan duet yang beken dengan sebutan Djoss itu memenangi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) demi memperkuat strategi untuk pemenangan Joko Widodo pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2018.

BACA JUGA: Misbakhun Yakini Golkar Bisa Bangkit dan Menangkan Jokowi

Berbicara pada rapat konsolidasi internal PDI Perjuangan di Medan, Jumat (20/4), Hasto mengatakan, Jokowi -panggilan Joko Widodo- bersahabat dengan Djarot sejak keduanya masih sama-sama menjadi wali kota. Jokowi pernah menjabat wali kota Surakarta, sedangkan Djarot selama dua periode memimpin Kota Blitar.

“Keduanya adalah gambaran pemimpin rakyat, pemimpin bersih dan rendah hati. Kemenangan Djarot-Sihar dipastikan memperkuat Presiden Jokowi, demikian halnya sebaliknya,” kata Hasto dalam rapat konsolidasi yang dihadiri Djarot, Sihar dan para kader PDIP Sumut itu.

BACA JUGA: PPP Paling Dekat dengan Umat Islam, Perindo Dianggap Terkaya


Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Calon Gubernur Sumut Djarot S Hidayat (kanan) dan Sihar Sitorus (kiri) dalam rapat konsolidasi internal Tim Pemenangan Djoss di Medan, Jumat (20/4). Foto; istimewa for JPNN

Hasto tak mau mengumbar klaim tanpa bukti. Politikus asal Yogyakarta itu mempersilakan masyarakat Sumut untuk mengecek sendiri rekam jejak kepemimpinan Djarot di Blitar ataupun DKI.

BACA JUGA: Pemilu Setahun Lagi, PDIP Masih Rajai Survei

“Pak Djarot tidak hanya mencerminkan pemimpin yang jujur dan amanah. Pak Djarot selama menjadi Walikota Blitar sangat terkenal karena kebijakan bedah rumah, reformasi anggaran dan peningkatan pelayanan publik," ujar Hasto.

Pada kesempatan sama, Ketua Tim Pemenangan Djoss Jumiran Abdi menyebut Djarot sebagai tokoh yang berdedikasi dalam melayani rakyat. “Pak Djarot tidak pernah menekan rakyat," ujar Jumiran.

Sedangkan Sihar, kata Jumiran, merupakan pengusaha yang sangat paham tentang cara memajukan sektor perekonomian Sumut. Kapasitas Sihar pun tak perlu diragukan karena pernah dipercaya untuk duduk di Tim Ahli Ekonomi Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014.

"Sihar pengusaha sukses yang bercita-cita memajukan Sumut. Mengembalikan kejayaan Sumut," ujarnya.(jpg/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi dan Golkar Makin Mesra, Begini Analisis Denny JA


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler