PDIP Awali Pembangunan Masjid At Taufiq di Haul ke-5 Pak TK

Jumat, 08 Juni 2018 – 19:51 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Menko PMK Puan Maharani dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid At Taufiq di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (8/6). Foto: DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan bakal segera memiliki masjid megah bernama At Taufiq. Proses pembangunan masjid di pelataran parkir seberang DPP PDIP itu diawali dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking, Jumat (8/6) atau bertepatan dengan haul kelima M Taufiq Kiemas.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hadir langsung pada peletakan batu pertama Masjid At Taufiq. Puan selaku wakil dari keluarga besar almarhum Taufiq Kiemas dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Masjid At Taufiq bermula dari inisiatifnya.

BACA JUGA: Prabowo-Puan Bakal Berkonsolidasi untuk Adang Poros Ketiga

Tak lama setelah Taufiq wafat pada 8 Juni 2013, Puan menyampaikan idenya tentang pembangunan Masjid At Taufiq kepada Megawati Soekarnoputri. Sebab, PDIP memiliki lahan cukup luas untuk masjid di Lenteng Agung.

"Saya sampaikan sama ibu, ini di depan kantor kan biasanya untuk parkir dan bazar. Saya usulkan, kenapa tidak dibangun saja masjid di sini," kata Puan.

BACA JUGA: Ganjar Mangkir dari KPK soal Kasus e-KTP: Tak Masuk Akal

Putri pasangan Taufiq Kiemas dan Megawati itu mengatakan, gagasannya tentang masjid yang representatif bukan hanya demi sarana ibadah, namun juga kegiatan sosial keagamaan. Karena itu, Masjid At Taufiq juga akan dilengkapi aula yang mampu menampung 1.000 orang sehingga cukup luas untuk Salat Id ataupun resepsi pernikahan.

“Karena sekarang ini, musala tidak cukup menampung. Juga misalnya ketika Salat Ied, saya melihat belum representatif. Makanya ini saya sampaikan kepada Ibu Mega,” tutur Puan.

BACA JUGA: Salam Metal, Bupati Purbalingga Kader PDIP Jadi Tahanan KPK

Megawati langsung merespons usulan Puan. Putri Proklamator RI itu menyetujui ide Puan tentang pembangunan masjid di pelataran parkir DPP PDIP Lenteng Agung.

“Waktu saya sampaikan, Ibu Mega bilang: 'ya sudah, kamu yang urus'," beber Puan menirukan pesan ibunya.

Puan juga menyampaikan rencana pembangunan Masjid At Taufiq itu kepada Presiden Joko Widodo. Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi itu langsung memberi respons positif.

Hanya saja, upaya mewujudkan masjid di pelataran parkir DPP PDIP Lenteng Agung tak berjalan mulus. Sebab, ada beberapa kendala sehingga proses peletakan batu pertamanya baru bisa dilakukan pada 2018 ini.

Namun, Puan menargetkan Masjid At Taufiq sudah bida diresmikan pada tahun depan. "Tahun ini kita mulai, tahun 2019 sudah berdiri masjid ini," paparnya.

Nantinya, Masjid At Taufiq akan dikelola Baitul Muslimim Indonesia (Bamusi) yang juga organisasi sayap PDIP. Sekretaris Penasihat Bamusi Ahmad Basarah dipercaya sebagai ketua Panitia Pembangunan Masji At Taufiq.

Menurut Basarah, ada manka di balik nama At Taufiq. Wakil sekretaris jenderal PDIP itu menjelaskan, nama At Taufiq selain untuk mengenang mendiang Taufiq Kiemas, juga memiliki makna tentang petunjuk dan pertolongan Allah.

"Masjid ini nantinya menjadi sarana agar mendapatkan petunjuk dan bimbingan dalam menjalankan perintah Sang Khalik dalam perjuangan mewujudkan Indonesia Raya,” kata Basarah. 

Wakil ketua MPR RI itu menambahkan, Masjid At Taufiq juga akan menjadi sarana dan wadah perjuangan PDIP dalam menebar Islam Nusantara yang berkemajuan untuk Indonesia Raya. Semangat itu merupakan kombinasi Islam Nusantara dari Nahdatul Ulama (NU) dan spirit Islam berkemajuan dari Muhammadiyah.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At Taufiq juga dihadiri sejumlah pengurus elite PDIP dan menteri dari partai berlambang kepala banteng itu. Antara lain Hasto Kristiyanto (sekjen PDIP), Utut Adianto dan Eriko Sotarduga (wakil sekjen PDIP), Hamka Haq (ketua DPP PDIP yang juga ketua umum Bamusi) dan Falah Amru (sekretaris umum Bamusi).

Sedangkan menteri dari PDIP yang hadir adalah Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Koperasi dan UKM AA Puspayoga, serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.(boy/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Semoga PDIP Ikut Koalisi Keumatan Usung Capres Pilihan Ulama


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler