jpnn.com - SOLO - Sukarelawan pendukung Presiden Joko Widodo belum menentukan sikap terkait dukungan terhadap kandidat presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Para sukarelawan masih tetap mendukung arahan dari Jokowi, meski mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendampingi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan partai berlambang banteng moncong putih dukung Ganjar Pranowo sebagai kandidat presiden.
BACA JUGA: Hasil Survei: Elektabilitas Prabowo-Erick 32,7 Persen, Ganjar-Kang Emil Sebegini
Demikian dikemukakan Ketua Komunitas Relawan Sapu Lidi Nusantara Ahmad Badruttamam seusai halal bihalal dan silaturahmi di Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/4).
"Kami adalah sukarelawan yang mulai 2014-2019 berjibaku untuk memenangkan Pak Jokowi di bawah."
BACA JUGA: Konon Begini Peta Kekuatan Duet Ganjar-Sandi di Pilpres 2024
"Secara enggak langsung kami juga mempunyai kewajiban moral mengawal program-program beliau dan menunggu arahan beliau terkait nanti siapa yang akan beliau dukung," ujar Ahmad Badruttamam.
Dia mengatakan akan mendukung siapa pun yang ditunjuk Jokowi menjadi penerus kepemimpinannya sebagai Presiden RI.
Bukan hanya menjadi penerus pemerintahan, tetapi yang lebih penting adalah penerus program-program yang saat ini sangat baik dan dirasakan masyarakat.
Meski demikian, katanya, terkait dengan arahan hingga kini pihaknya masih menunggu.
"Karena sukarelawan ini adalah sebuah kapal besar, mau diarahkan ke mana kapal ini hanya Pak Jokowi yang akan bisa mengarahkan."
BACA JUGA: Gus Kholis Sebut Kiai Said & Gus Ipul Cocok Jadi Cawapresnya Ganjar atau Prabowo
"Kami sebagai relawan kapal besar ini mau diarahkan dan kepada siapa kami akan berlabuh," katanya.
Dia mengatakan sejauh ini belum ada arahan secara resmi dari Jokowi terkait dengan arah dukungan.
"Jelas Pak Jokowi tidak akan gegabah, Pak Jokowi akan mencari dan melihat sosok mana yang akan bisa meneruskan program-program beliau, apakah Pak Ganjar, Pak Prabowo atau ada calon lain yang menjadi kuda hitam."
"Kami sebagai relawan yang selama ini patuh, tunduk dan setia kepada Pak Jokowi hanya bisa menunggu," katanya.
Halal bihalal sukarelawan Jokowi diikuti 18 komunitas. Meski demikian, setiap komunitas hanya diwakili ketua dan sekretaris.
"Kalau kami tarik semuanya untuk datang mungkin Kota Solo ini lumpuh," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Gibran Rakabuming Raka yang menerima silaturahmi dari sukarelawan mengatakan arahan dukungan sudah mengerucut ke beberapa nama.
Meski demikian, dia masih enggan menyampaikan nama yang diusung.
"Ditunggu dulu, nanti akan ada pertemuan berikutnya. Kami fixed-kan satu nama siapa. Sebetulnya sudah (ada nama, red.) tapi rahasia," kata Ahmad Badruttamam. (Antara/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bursa Cawapres: Cak Imin Paling Atas, Unggul dari Khofifah
Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang