PDIP Targetkan Jokowi-Ma'ruf Menang Besar di Bali

Minggu, 21 Oktober 2018 – 21:32 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (berpidato) saat membuka Rakorda DPD PDIP Bali di Denpasar, Minggu (21/10). Foto: Agung Bayu/Bali Express

jpnn.com, DENPASAR - PDI Perjuangan mematok target tinggi untuk memenangkan duet Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) pada Pemilihan presiden 2019 di Provinsi Bali. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menargetkan duet bernomor 02 tersebut bisa meraih 80 persen suara pemilih di Bali.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan, Megawati memosisikan Bali secara khusus. Bahkan, di Bali pula PDIP mendeklarasikan Jokowi sebagai calon presiden (capres) dari partai pemenang pemilu 2014 itu.

BACA JUGA: OK OCE Terpuruk, Sebaiknya Sandi Tak Berbicara Muluk-muluk

“Karenan itu target suara (di Bali, red) nanti untuk Pak Jokowi - KH Ma'ruf Amin minimal 80 persen,” kata Hasto saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PDI Perjuangan Bali di Denpasar, Minggu (21/10).

Hasto hadir bersama bersama sejumlah pengurus teras DPP PDIP. Antara lain I Made Urip (ketua DPP), Eriko Sotarduga (wakil sekjen), serta Deddy Yevri Sitorus (Badan Pemenangan Pemilu PDI).

BACA JUGA: Komunitas Anak Muda Jaksel Dorong Nawacita Dilanjutkan

Gubernur Bali I Wayan Koster berserta wakilnya, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) juga hadir pada rakorda itu. Selain itu, rakorda juga dihadiri seluruh DPC PDIP se-Bali.

Hasto menjelaskan, untuk meraih target kemenangan Jokowi - Ma’ruf hingga 80 persen membutuhkan sinergi di antara kader PDIP di eksekutif, legislatif dan struktural kepengurusan. Politikus asal Yogyakarta itu menambahkan, hal yang perlu digarap serius adalah pemilih milenial.

BACA JUGA: Semoga Optimisme Sandi Tak Ulangi Kekeliruan Prabowo di 2014

Menurut Hasto, kader-kader PDIP harus kreatif dalam menjaring pemilih milenial. "Partai harus bisa memasukkan nilai ideologis dengan cara yang kreatif ke generasi milenial agar mereka mau berjuang bersama-sama dengan PDI Perjuangan," ujarnya.

Sedangkan Eriko dalam kesempatan sama mengatakan, kemenangan PDIP di Bali dalam pemilu legislatif ataupun pilpres sudah menyangkut harga diri partai berlambang kepala banteng itu. Menurutnya, kader-kader PDIP di Bali tetap harus bergotong royong dan tak boleh terlena.

"Di sini, PDI Perjuangan memang mendominasi, tetapi itu jangan membuat kita lengah. Kita tetap harus bekerja sama antarkader dan antarcaleg," tutur Eriko.

Adapun Wayan Koster menyatakan, PDIP di Bali sudah punya modal ketika memenangkan Jokowi hingga 71 persen pada Pilpres 2014. Ketua DPD PDIP Bali itu pun meyakini duet Jokowi - Ma’ruf akan menang besar di provinsinya.

"Sekarang kondisi dan iklim politiknya bagus, maka 80 persen harus bisa. Apalagi, kebijakan Pak Jokowi sangat prorakyat, yang tentu ini akan lebih menudahkan kita memenangkan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin minimal 80 persen,” kata Koster.(jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kubu Jokowi-Maruf Siap Ladeni Ajakan Debat di Kampus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler