Pegadaian Naikkan Kucuran Kredit, Tekan NPL

Senin, 11 April 2011 – 17:20 WIB
SURABAYA - Optimis mampu mengurangi resiko kredit macet (non performing loan atau NPL), Perum Pegadaian Kantor Wilayah Utama (kanwilut) XIII Surabaya terus mendongkrak penyaluran dana segar untuk masyarakat Jawa TimurJika pada tahun lalu dengan realisasi pengucuran Rp 10 triliun dan NPL di posisi 10 persen, maka pada tahun ini jumlahnya ditekan drastis

BACA JUGA: Pemerintah Tak Mau Campuri BNI

NPL di targetkan tak lebih dari lima persen dengan target penyaluran kredit Rp 11 triliun.

Untuk itu, perusahaan pelat merah ini mendorong calon nasabahnya untuk nasabah pegadaian menggunakan dana kredit untuk keperluan usaha dan bukannya konsumtif
Pasalnya hingga kini sekitar 90 persen nasabah memanfaatkan produk Pegadaian Kredit Cepat Aman (KCA)

BACA JUGA: BNI Sediakan KPA The Rich Prada

Dan masih didominasi oleh ibu-ibu
Padahal Perum Pegadaian tak hanya melayani gadai, namun juga kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun investasi emas batangan.

"Kami menyediakan semua produk

BACA JUGA: PLN Siapkan Elektrifikasi Kendaraan

Mulai dari gadai untuk usaha kecil, ibu-ibu rumah tangga, hingga penjualan logam mulia maupun pengiriman uangNamun yang masih mendominasi Gadai KCAHampir 90 persen," kata Pemimpin Kanwilut XIII Surabaya Perum Pegadaian Puryoto kemarin di sela Jalan Sehat yang merupakan puncak perayaan hari jadi ke 110 di Surabaya.

Tahun ini dengan pertumbuhan ekonomi yang makin baik, diharapkan minat masyarakat untuk berwirausaha semakin besarSehingga dana kredit yang didapat dari Perum Pegadaian digunakan untuk modal usaha dan bukannya keperluan konsumtif"Saya perkirakan dengan pertumbuhan ekonomi Surabaya yang mencapai 6,6 persen maka sektor pembiayaan usaha juga akan tumbuhTerlihat pada kuartal I 2010 sudah bisa menekan NPL di posisi kurang dari lima persen dengan penyaluran dana 25 persen dari target," tandasnya.

Langkah Perum Pegadaian Jawa Timur tersebut didukung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang hadir pada kesempatan samaMenurutnya, potensi pembiayaan untuk kredit mikro dan kecil (UMKM) di Surabaya sangat besarTerlihat dari besarnya jumlah UMKM yang mencapai sekitar 98.000 lebih unit usaha, atau sekitar 98 persen dari seluruh usaha di Surabaya.

"Inilah pasar yang harus direbut oleh PegadaianSebab layanan Pegadaian mudah, cepat dengan bunga yang relatif terjangkau, lebih rendah dari bank asingSebab saat ini, layanan Pegadaian sudah bersaing dengan bankBahkan ada bank asing yang menjual produknya langsung ke pintu nasabahnyaIni yang perlu ditiru Pegadaian," katanya.

Karena itulah, Puryoto memaparkan pada tahun ini mereka juga akan menambah outlet sehingga memudahkan masyarakat mengakses layanan Perum PegadaianPada akhir 2010, di Jawa Timur terdapat 451 outlet baik konvensional maupun syariahDan pada tahun ini akan menambah 66 outlet(aan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hipermarket Tetap Andalan Sektor Ritel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler