Pejabat dan Masyarakat di Jatim Tepis Hoaks Soal Ketersediaan LPG 3 Kilogram

Rabu, 10 April 2024 – 09:37 WIB
Sejumlah pejabat dan masyarakat di Jawa Timur menepis hoaks soal ketersediaan LPG 3 kilogram di wilayah tersebut. Foto Ilustrasi: Pertamina.

jpnn.com - SURABAYA - Sejumlah pejabat dan masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Timur menepis hoaks soal ketersediaan LPG 3 kilogram.

Di antaranya dikemukakan Penjabat Bupati Magetan Hergunadi. Dia menegaskan ketersediaan LPG bersubsidi masih aman untuk seluruh masyarakat.

BACA JUGA: Jelang Pemilu 2024, Pertamina Tambah Stok LPG di Pantura-Madura, Sebegini Banyaknya

"Kami dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selalu melakukan pengecekan dan melakukan sidak untuk memastikan ketersediaan," ujar Hergunadi dalam keterangannya, Selasa (9/4).

Hergunadi berharap LPG bisa tetap tersedia dan mudah didapat oleh masyarakat. Dia pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

BACA JUGA: Janji Kampanye Prabowo soal Subsidi BBM Kena Semprot, Dikritik Pedas

Kebutuhan LPG masyarakat Magetan yang terdistribusi pada Selasa mencapai 40 ribu tabung lebih.

Khusus untuk LPG hanya masyarakat kecil dan UMKM yang diperbolehkan menggunakannya.

BACA JUGA: Legislator PKS Minta Pengawasan Pembelian LPG 3 Kilogram Diperketat

Salah satunya, Pariyanti, pengusaha warung di kawasan Pasar Burung selatan Stadion Yosonegoro Magetan mengatakan LPG 3 kilogram mudah didapat.

Pariyanti memilih membeli di pangkalan dengan harga yang terjangkau meski ada banyak warung kelontong yang menjualnya.

"Saya beli di pangkalan karena lebih murah. Selain untuk kegiatan rumah tangga saya juga pakai LPG untuk warung makan kecil-kecilan," ucapnya.

Sementara itu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky juga memastikan stok LPG 3 kilogram di wilayahnya aman.

Menurut mas Lindra, -sapaan Bupati Tuban-, pemda sudah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga bahwa stok LPG masih terjaga.

"Insyaallah di Tuban stoknya masih ada," ucapnya.

Dia meminta Dinas terkait yakni Diskopumdag Tuban selalu melakukan pengecekan untuk mengantisipasi kenakalan yang mungkin dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

"Pada dasarnya yang dijual Pertamina sudah jelas, mulai dari pabrik ke agen, agen ke pangkalan dan dari pangkalan ke masyarakat itu semua ada aturannya," kata Bupati Tuban.

Mas Lindra juga meminta Kopumdag operasi pasar dengan didampingi oleh pihak Pertamina apabila ada harga yang tidak sesuai dengan aturan berlaku.

Terpisah, Pemkot Surabaya memastikan Stok LPG 3 kilogram aman. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau Cak Ji mengatakan selama ramadan hingga jelang Idulfitri 2024 pemakaian LPG 3 kilogram meningkat.

"Berdasarkan pantauan kami stok masih aman, memang pemakaian meningkat karena banyak masyarakat aktivitas memasaknya meningkat dan banyak juga yang mencari rejeki di bulan suci ini. Namun masih aman sampai lebaran nanti," kata Cak Ji.

Cak Ji menyebut HET LPG 3 kilogram masih tetap yakni Rp 16 ribu per tabung.

"Sebagai persiapan Lebaran kami akan mengundang Pertamina mengonfirmasi langsung kepada masyarakat tentang ketersediaan LPG 3 kilogram di Kota Surabaya," ucapnya.

Sementara itu warga Desa Desa Jongrang, Magetan, Rini Setyowati (50) menyatakan tak kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram karena pangkalan dekat rumahnya memiliki stok yang banyak.

"Saya tinggal WA (pesan) langsung diantar, meskipun pekan ini saya pesan satu tabung lebih banyak dari biasanya karena masaknya agak banyak. Sebab banyak saudara dari kota yang pulang," kata Rini.

Sementara itu pemilik pangkalan LPG 3 kilogram Toko Hariono menyatakan penjualannya menurun karena banyak masyarakat yang mudik ke kampung halaman.

"Walaupun yang beli berkurang Pertamina tetap mengirimkan pasokan. Pengiriman hanya libur pada 10-11 April saja," kata Zulaikah, istri pemilik pangkalan Hariono di Medayu Utara, Kelurahan Medokan Ayu, Kota Surabaya, Selasa (9/4/2024).

Zulaikah menyebut pasokan LPG 3 kilogram yang dijualnya cukup banyak. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PKS Minta Pemerintah Jangan Cari-Cari Alasan Buat Menaikkan Harga BBM


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler