Pekanbaru Bisa Bangun 60 Sekolah

Jika Utang DBH Dicairkan Pemerintah Pusat

Kamis, 04 Februari 2010 – 13:33 WIB
JAKARTA- Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Pekanbaru, Syafrizal Bakar, Kamis (4/2) mengatakan, andai pemerintah pusat mencairkan hutang DBH untuk Kota Pekanbaru sebesar Rp182,3 miliar, maka dana tersebut diperkirakan bisa membangun 60 sekolah di Kota Bertuah tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini Pemerintah Pusat masih belum memberikan kepastian kapan utang tersebut akan dibayarkanPadahal kondisi di daerah sangat membutuhkan anggaran untuk mengejar ketertinggalan di banyak bidang.

"Untuk dunia pendidikan saja, saat ini jumlah sekolah di Pekanbaru tidak lagi ideal dengan meningkatnya jumlah siswa setiap tahunnya

BACA JUGA: Lalu Lintas di Tanah Abang Satu Arah

Idealnya, satu sekolah menampung 200-300 siswa, tapi di Pekanbaru hasil survey kita menunjukkan bahwa satu sekolah bisa menampung sampai 400 siswa, jadi sudah tidak ideal lagi," kata Syafrizal kepada JPNN saat ditemui di sela-sela Rapat Banggar DPR RI, Jakarta, Kamis (4/2).

Syafrizal mengatakan, saat ini kota Pekanbaru sekurang-kurangnya masih membutuhkan sekitar 9 unit bangunan SLTP baru dan 6 unit bangunan SLTA
Jumlah tersebut belum termasuk puluhan unit sekolah yang membutuhkan perhatian peningkatan bangunan

BACA JUGA: Hari Ini 9 Aksi Demo Warnai Jakarta

Sayangnya Pemko Pekanbaru tidak bisa berbuat apa-apa karena kekurangan anggaran.

"Keterlambatan pencairan DBH sangat berdampak signifikan terhadap pelaksanaan kegiatan di daerah
Termasuk juga infrastruktur dan kegiatan kesejahteraan rakyat lainnya," kata Syafrizal.

Bukan hanya kota Pekanbaru, Bupati Rokan Hilir dari Provinsi Riau, Anas Makmun mengatakan bahwa keterlambatan pencairan DBH yang diterima daerah mengakibatkan beberapa proyek didaerah terganggu

BACA JUGA: LP Sesak, Napi Ditampung di Mushola

"Sedikitnya ada tiga proyek daerah yang terpaksa kita tunda pelaksanaannyaContoh pembangunan jembatan dan proyek pengairan untuk masyarakat," katanya.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... SMS Berbau SARA Beredar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler