Pelabuhan Socah Tunggu Kepastian Konsesi

Senin, 06 Maret 2017 – 02:19 WIB
Ilustrasi. Foto: Jawa Pos/JPNN

jpnn.com - jpnn.com - PT Lamicitra Nusantara Tbk berharap Kementerian Perhubungan segera menerbitkan konsesi pembangunan Pelabuhan Socah.

Perusahaan tersebut juga mengucurkan dana segar Rp 78 miliar ke Madura Industrial Seaport City.

BACA JUGA: Tahap Awal, Bebaskan Lahan 20 Hektare

Madura Industrial Seaport City merupakan pengelola pelabuhan di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tersebut.

Direktur Keuangan PT Lamicitra Nusantara Priyo Setya Budi menyatakan, perseroan mengajukan konsesi 75 tahun melalui otoritas PT Pelabuhan Indonesia III.

BACA JUGA: Habis Rp 100 Miliar, Pelabuhan Ditelantarkan

’’Sampai sekarang, menteri perhubungan belum mengeluarkan surat keputusan sehingga kami harus menunggu,’’ ujarnya.

Menurut Priyo, perusahaan sudah menyelesaikan kewajiban perizinan. Kajian hingga lahan pun telah siap.

BACA JUGA: IPC Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Kepelabuhan

Padahal, sesuai UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dari proyek yang dikembangkan itu, pihaknya diatur sebagai inisiator pengembang pelabuhan.

Berdasar ketiga kategori, pelabuhan tersebut disebut sebagai pelabuhan utama.

Yakni, pelabuhan yang melayani arus penumpang dan barang, baik internasional maupun domestik.

’’Nah, kalau konsensi belum keluar, secara ekonomi sulit bagi kami untuk menghitung incoming dan outgoing dari investasi yang dikeluarkan,’’ paparnya.

Priyo menambahkan, Pelabuhan Socah ditargetkan menjadi terminal utama untuk barang maupun penumpang.

Dengan demikian, pelabuhan itu diharapkan menjadi alternatif lalu lintas perdagangan selain Pelabuhan Tanjung Perak yang kini melebihi kapasitas.

’’Hal tersebut sejalan dengan program tol laut pemerintah. Setelah pelabuhan itu dibangun, kami berharap lapangan pekerjaan untuk penduduk sekitar juga meningkat,’’ jelasnya.

Perseroan tidak hanya membangun pelabuhan, tetapi juga mengembangkan kawasan industri.

Menurut Priyo, pihaknya menyiapkan lahan 200 hektare untuk pelabuhan dan 600 hektare untuk kawasan industri.

’’Madura memiliki penduduk yang terkenal ulet sehingga sangat cocok untuk dibangun menjadi kota industri pelabuhan seperti Tanjung Emas Export Processing Zone di Semarang,’’ tambahnya.

Pelabuhan Socah yang dibangun sejak 2010 tersebut rencananya didesain sebagai kota industri yang memiliki pelabuhan peti kemas berskala internasional.

Fasilitas itu bertujuan menunjang kegiatan di Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Gresik.

Selain pelabuhan, lahan untuk pembangunan kawasan industri sudah siap. Jalan pun telah dibangun sebagian.

’’Kami juga melaksanakan beberapa kajian mengenai hal tersebut dan hasilnya positif,’’ ujarnya. (res/pus/c22/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menhub: Dua Hari kan Lama, Saya Ingin Lebih Singkat


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
pelabuhan  

Terpopuler