Pelajar Bawa Kondom, ABG Bonceng 3, Dihukum Nyanyi Indonesia Raya

Senin, 08 Desember 2014 – 06:10 WIB

jpnn.com - BALIKPAPAN - Pencegahan terhadap aksi kriminalitas terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Salah satunya melalui giat patroli dan razia untuk mencegah terjadinya aksi kenakalan remaja, penyakit masyarakat (pekat) maupun tindak kriminalitas. Jajaran Polsek Balikpapan Utara, Sabtu (6/12) malam lalu kembali menggelar razia unit kecil lengkap (UKL) di halaman gedung Balai Gembira, Muara Rapak, Balikpapan Utara.

Dari pantauan Balikpapan Pos (Grup JPNN), dalam giat yang dilakukan malam itu, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh kaum remaja yang menggunakan sepeda motor. Tidak hanya memeriksa kelengkapan surat berkendara, aksi razia yang dilakukan kali itu, juga memeriksa barang bawaan pengendara. Meskipun tidak didapati barang terlarang, namun aparat kepolisian menemukan alat kontrasepsi dari dompet seorang remaja yang masih berstatus sebagai siswa SMU, berupa kondom.

BACA JUGA: Lokasi Calon Sentral Bisnis Jadi Lokasi Kopi Pangku

Tentunya hal tersebut tidak sepantasnya dimiliki oleh remaja pelajar. Saat ditanya kepolisian, remaja yang mengaku bernama Budi tersebut berdalih, alat kontrasepsi jenis kondom merupakan milik temannya.

“Bukan Pak, bukan punya saya. Ini punya teman saya, nggak tahu dia dapat dari mana. Terus dibagi-bagikan, saya juga dikasih. Ya saya taruh di dalam dompet saja, nggak pernah saya gunakan,” ujar Budi.

BACA JUGA: Keluarga Ajukan Penangguhan Penahanan Yance

Tak berselang lama, ada kejadian menarik. Tiga remaja yang terdiri 1 laki-laki, 2 perempuan naik motor bonceng tiga berusaha menghindari razia. Dengan cepat ia memutar motornya, namun di saat bersamaan, ia terjatuh dan motornya masuk ke dalam parit pinggir jalan.

Sembari menahan sakit, ketiga remaja tersebut mendorong motornya dan masuk ke halaman Balai Gembira untuk dilakukan pemeriksaan surat kelengkapan berkendara. Berbagai alasan dilontarkan oleh ABG tersebut. Dikatakan, mereka memiliki surat kelengkapan seperti SIM dan STNK. Namun, semuanya tidak dibawa dengan alasan hanya mengantarkan kedua teman wanitanya malam itu. 

BACA JUGA: Warga Miskin Tidak Dapat Dana Kompensasi BBM

Selain mendapat luka akibat terjatuh saat hendak melarikan diri, polisi juga memberikan pembinaan terhadap ketiga remaja tersebut, dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara lantang.

Giat razia yang dilakukan pada malam itu, berhasil menjaring puluhan motor. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tercatat sebanyak 13 pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara. 

Seperti yang dikatakan oleh Kapolsek Balikpapan Utara, AKP H Sarbini SH. Tindakan ini merupakan pencegahan terhadap aksi kejahatan yang mulai marak terjadi. “Dari pelanggaran yang terjadi, semuanya kami tindak lanjuti dengan penilangan dan pembinaan,” pungkas Sarbini. (dep)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sekda NTB: Bakrie Group Masih Ngutang Rp 177 M


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler