Pelaku Curanmor Babak Belur Terkepung di Rumah Warga

Senin, 01 Oktober 2018 – 20:06 WIB
Pelaku curanmor diamuk massa. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SURABAYA - Yanto (23) menjadi bulan-bulan massa sebelum diamankan polisi di Surabaya. Warga Desa Meteng Omben, Sampang, tersebut bersama tiga rekannya mencuri sepeda motor di kawasan Perumahan Dosen (Perumdos) ITS.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo Ipda Supranoto menyatakan, gerombolan itu sudah merencanakan aksi curanmor di Perumdos ITS.

BACA JUGA: Pelaku Curanmor Diikat dan Dikeroyok Warga

Yanto berperan sebagai pembawa hasil curian dan mengamati kondisi sekitar.

''Pelaku berinisial Mat menjadi eksekutor yang berbekal kunci T. Rudi dan Ahye sebagai pengawas,'' ujarnya kemarin.

BACA JUGA: Bandit Jalanan Ini Mengaku Belum Sempat Jual Hasil Curiannya

Peristiwa tersebut terjadi pukul 11.30 pada Jumat (28/9). Keempat pelaku memanfaatkan banyaknya warga Perumdos ITS yang sedang Jumatan.

Setelah keadaan sepi, Mat mengutak-atik kunci kontak sepeda motor nopol W 4419 KL milik Ahmad Sofyan.

BACA JUGA: Ups! Tepergok Warga Saat Dorong Motor Curian

Namun, tindakan gerombolan itu diketahui petugas SKK (Satuan Keamanan Kampus) ITS. Sepeda motor pun ditinggal di sekitar kampus.

''SKK ITS melaporkan bahwa ada empat pelaku curanmor yang masuk di wilayahnya,'' katanya.

Berbekal laporan tersebut, Tim Antibandit (TAB) Polsek Sukolilo mendatangi TKP. Anggota pun mencari keberadaan para tersangka.

''Kami lakukan pengejaran ke beberapa titik,'' tutur Supranoto.

Saat pengejaran tersebut, anggota Polsek Sukolilo mendapat informasi dari Command Center 112 bahwa ada salah seorang pelaku yang masuk ke rumah warga di kawasan Jalan Kejawan Putih Tambak.

Dia adalah Yanto yang sempat sembunyi di kamar atas rumah milik Lasimah. Yanto menyerahkan diri setelah dikepung penduduk sekitar.

Masyarakat yang kesal menghajar pelaku hingga kepalanya berdarah. ''Kondisi Yanto sudah babak belur saat kami tiba,'' ucap Supranoto.

Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani menyatakan akan memburu ketiga pelaku lainnya. ''Kami lakukan pengembangan lebih lanjut ya,'' paparnya. (dan/c15/dio/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sedang Nyekar di Makam Orang Tua, Eh Motor Raib


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler