Pelaku Curanmor Tewas Tabrak Trotoar

Minggu, 30 November 2014 – 08:20 WIB

jpnn.com - SURABAYA – Mencoba sesuatu untuk menambah pengalaman boleh-boleh saja. Tapi, jangan meniru hal yang dilakukan Abdul Wahid (44), warga Desa Tragah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. Dia belum pernah mencuri dan langsung mengambil sepeda motor saat kali pertama mencuri. Imbasnya, dia justru tewas

Tidak karena digebuki massa, tapi dia tewas karena menabrak trotoar dengan motor curiannya itu. Diduga, tersangka takut aksinya ketahuan Mochammad Elias (47), warga Jalan Makam Boto Putih, yang merupakan pemilik motor yang dicurinya.

BACA JUGA: Usulan Tambah 100 Ribu Calon Jamaah Haji Ditolak

Begitu berhasil mendapatkan motor Honda Beat milik Elias, dia mengemudikannya dengan kencang. Tidak tahunya, dia justru menabrak trotoar tak jauh dari lokasi pencurian motor.

Karena benturan antara motor dan trotoar, tersangka terpelanting ke kiri. Kepalanya membentur aspal. Dia pun mengembuskan napas terakhirnya di tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA: Pemkab Malang Fokus Kembangkan Pantai Perawan

“Tersangka teridentifikasi sebagai penjual akik di daerah Pasar Kapasan,” terang Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Suhartono kemarin (29/11).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00. Ketika itu, Elias datang ke makam Boto Putih dengan motor. Dia merupakan buruh yang membersihkan makam. Lima belas menit kemudian, dia baru sadar bahwa dirinya lupa mencabut kunci motornya dari jok. Saat dia mendatangi lokasi parkir, ternyata motornya sudah tidak berada di tempat. Dia pun berusaha untuk mencari.

BACA JUGA: Tol Moker Terganjal Pembebasan Lahan

“Korban mengira bahwa tersangka masih berada di kawasan Boto Putih,” tutur Suhartono.

Benar saja. Begitu keluar dari area makam, Elias melihat motornya yang telah tergeletak di tepi jalan di samping Abdul yang sudah tak bernyawa.

“Menurut keterangan saksi di TKP, tersangka memacu kendaraannya kencang karena panik dan takut ketahuan. Dia tidak mengetahui bahwa ada trotar dan menabraknya,” ucapnya.

Menurut Suhartono, tersangka baru kali pertama mencuri motor. Dia juga menduga bahwa tersangka mungkin tidak berniat mencuri. Tetapi, karena mengetahui kunci motor tertinggal, muncullah niat itu.

“Mungkin, merasa bahwa ada kesempatan dan ada motor bagus yang kuncinya nyantol di jok, tersangka mencoba mencuri,” ujarnya.(sar/c1/jee)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kakek Misterius Berbaju Batik Ditemukan Sudah Membusuk


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler