Pelamar Seleksi CPNS GGD, Sabar Ya...

Senin, 10 Oktober 2016 – 08:48 WIB
Guru bertugas bertugas di daerah terpencil. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Jadwal pengumuman kelulusan seleksi  CPNS guru garis depan (GGD) Kemendikbud ditunda sampai batas waktu yang belum ditetapkan. 

Kemendikbud beralasan penundaan disebabkan pendataan yang belum komplit.

BACA JUGA: Targetkan Semakin Banyak Dosen Muda

Tahun ini Kemendikbud membuka lowongan GGD cukup banyak, mencapai 7.000 kursi. 

Nantinya mereka disebar ke 93 kabupaten di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). 

BACA JUGA: Di Papua, Mendikbud Temui Kartu Sakti Belum Bisa Diuangkan

Rencana semula pengumuman kelulusan CPNS GGD dikeluarkan pada pekan keempat September.

Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menuturkan pelamar CPNS GGD supaya sedikit bersabar. 

BACA JUGA: Pratikno Dorong Kampus Rajin Penelitian Obat-obatan

’’Penundaan pengumuman ini tidak akan lama,’’ katanya kemarin.

Dia menjelaskan penundaan ini murni karena adminisitrasi kelengkapan data saja.

Mantan direktur pembinaan SMP Kemendikbud itu mengatakan, penundaan pengumuman kelulusan CPNS GGD tidak terkait dengan blokir anggaran Kemendikbud. 

Didik menjelaskan anggaran Kemendikbud yang diblokir untuk penghematan (self blocking) mencapai Rp 3,9 triliun. 

Dia menegaskan penghematan itu tidak mengorbankan program-program prioritas.

Dia mengatakan anggaran yang diblokir itu untuk kegiatan-kegiatan pendukung. 

Sementara untuk kegiatan penting seperti gaji pegawai, rekrutmen CPNS GGD, dan pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) non-PNS tetap aman. 

Didik menuturkan pengumuman kelulusan CPNS GGD ditargetkan keluar Oktober ini.

’’Supaya bisa segera penempatan ke daerah-daerah tujuan,’’ jelasnya. 

Meskipun pelaksanaan rekrutmen CPNS GGD ini ditangani Kemendikbud, nantinya para guru statusnya bukan CPNS Kemendikbud. 

Tetapi menjadi guru CPNS kabupaten penempatan. Sehingga untuk urusan gaji dan aneka tunjangannya masuk dalam penganggaran di daerah.

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji mengatakan keberadaan CPNS GGD ini sangat penting. 

Sebab bisa meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah-daerah 3T. Untuk itu dia berharap pengumuman kelulusan segera dikeluarkan supaya bisa masuk proses penempatan.

Indra menduga penundaan pengumuman kelulusan CPNS GGD ini disebabkan karena pemblokiran anggaran Kemendikbud. 

Sebab keputusan penundaan pengumuman kelulusan nyaris bebarengan dengan keputusan pemblokiran anggaran. 

Selain itu alasan penundaan karena data belum komplit, juga agak janggal. 

Pasalnya sebelum sampai tahap tes berbasis komputer, seluruh dokumen pelamar harus komplit lebih dahulu.

Penundaan pengumuman kelulusan CPNS GGD ini hampir sama dengan penundaan kelulusan CPNS bidan pegawai tidak tetap (PTT).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan sampai tiga keli mengeluarkan surat pengumuman penundaan pengumuman kelulusan CPNS bidan PTT. (wan/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peserta Didik Nonformal Bakal Dapat Sertifikasi Lho


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler