Pelatih Mitra Kukar: Kegagalan di Piala Presiden Bukan Akhir dari Segalanya

Rabu, 13 Maret 2019 – 23:15 WIB
Pelatih Mitra Kukar Sukardi. Foto: kaltimpost/jpg

jpnn.com, BEKASI - Mitra Kukar masih menyisakan satu pertandingan di babak penyisihan Grup B Piala Presiden, kontra Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (14/3) besok.

Kendati demikian, hasil apapun yang diraih Naga Mekes pada laga tersebut, tak akan membuat Anindito Wahyu cs lolos ke fase delapan besar. Sebab, tiket ke perempatfinal sudah dikantongi Bhayangkara FC dan Bali United yang sama-sama sudah mendulang enam poin.

BACA JUGA: Piala Presiden: Borneo FC Asah Kekompakan Sebelum Bersua Madura United

Ya, Mitra Kukar dipastikan gugur di fase grup. Menyusul dua kekalahan beruntun yang direngkuh anak asuh Sukardi. Masing-masing kalah 0-3 dari Bali United (3/3) dan 1-2 dari Bhayangkara FC (11/3).

Kegagalan tersebut menjadi rekor buruk bagi Naga Mekes. Sebab, selama ini tim Kota Raja selalu lolos dari zona grup.

BACA JUGA: Piala Presiden: Kalah Beruntun, Fabio Lopez Soroti Mental Para Pemainnya

Kendati demikian, hasil tersebut tak perlu disesali. Sebab secara kualitas, Mitra Kukar memang jauh dari tiga tim lainnya di Grup B. Terlebih, Naga Mekes hanya mengandalkan kekuatan pemain lokal. Tidak seperti tiga tim lainnya yang lebih sangar dengan kehadiran empat pemain asing.

Pelatih sementara Mitra Kukar, Sukardi mengatakan, kegagalan di Piala Presiden bukan akhir dari segalanya. Dia justru bersyukur, meskipun timnya turun kasta, masih diberi kesempatan terlibat di Piala Presiden.

BACA JUGA: Piala Presiden: Mitra Kukar Harus Menang Lawan Semen Padang

“Target kami yang sebenarnya di Liga 2, bukan turnamen ini. Tapi, harus diakui, dengan terlibat di Piala Presiden ini, kami bisa mengukur kekuatan tim sebelum Liga 2 kick off,” terang Kardok, sapaan karib Sukardi.

Kardok menambahkan, dengan skuat yang ada saat ini, dirinya optimistis Mitra Kukar bisa bersaing mendapatkan satu slot promosi ke Liga 1 musim 2020. Dia menilai, skuatnya saat ini termasuk yang terbaik dibandingkan peserta Liga 2 lainnya.

“Skuat yang ada sekarang ini adalah mereka yang bermain di Liga 1 musim lalu. Artinya, secara kualitas mereka sudah bagus. Hanya perlu persiapan matang saja,” pungkas ayah dua anak tersebut. (don/is/k15)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Reaksi Rahmad Darmawan usai Eks PSG Gagal Jebol Persebaya


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler