Pelindo III Siap Antisipasi Kenaikan Arus Kargo

Selasa, 08 Maret 2011 – 17:49 WIB
SURABAYA - Pertumbuhan ekonomi dalam negeri khususnya di Indonesia timur menjadikan Pelindo III makin sibuk berbenah diriMereka menyiapakan dana besar guna penambahan fasilitas handling petikemas di seluruh cabangnya pada tahun ini

BACA JUGA: Darwin Bilang Terkendala Distribusi

Bahkan khusus untuk Pelabuhan Tanjung Perak, tersedia investasi lebih dari Rp 2 triliun.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT Pelindo III Edi Priyanto menyebutkan bahwa dari tahun ke tahun, arus masuk maupun keluar kargo di wilayah kerja Pelindo III terus mengalami kenaikan
Untuk itu pihaknya melakukan antisipasi penambahan fasilitas handling kargo.

"Untuk cerminan kinerja bisa melihat kondisi di Tanjung Perak

BACA JUGA: Kejar Target Pembiayaan Rp 7 Triliun

Karena itu semenjak tahun lalu, di beberapa terminal Pelabuhan Tanjung Perak kami melakukan penambahan fasilitas handling kargo baik untuk peti kemas maupun muatan curah
Selanjutnya kami mulai melakukan peralihan arus barang di beberapa terminal

BACA JUGA: Darwin Kritisi Pengelola SPBU

Khususnya untuk muatan domestik," papar dia di sela CRS khitanan masal Pelindo III di Rumah Sakit (RS) PHC kemarin.

Data Pelindo III menunjukkan, pada 2009, arus petikemas domestik di beberapa pelabuhan konvensional Tanjung perak mencapai 320.041 TeusDan naik menjadi 342.348 Teus di 2010Sementara secara total, arus petikemas untuk internasional dan domestik di beberapa pelabuhan konvensional Tanjung perak naik dari 326.753 Teus di 2009 menjadi 365.446 Teus di 2011Sementara 2008, posisinya 82.960 Teus.

Dia menyebut ada dana lebih dari Rp 2 triliun untuk pengembangan fasilitas dermaga, fasilitas pergudangan hingga peralatan di Tanjung Perak dalam periode 2011 hingga 2016Dalam rencana itu, di masa depan handling petikemas domestik akan dikonsentrasikan di Terminal NilamAdapun Terminal Jamrud akan dikonsentrasikan untuk handling curah kering internasionalTerminal Mirah untuk menampung curah kering domestik.

"Akan dilakukan sesudah Pelabuhan Teluk Lamong beroperasi," katanyaMisalnya pada 2011, direncanakan ada penambahan fasilitas Rubber Tired Gantry (RTG) di Terminal Petikemas Surabaya (TPKS).

Perubahan layout arus barang di Tanjung Perak memang dilakukan semenjak adanya tren kenaikan pengiriman barang dari dan ke wilayah Indonesia timur dari semula cargo bag maupun curah menjadi dalam bentuk petikemas (kontainer)"Sebab pengsaha menyadari dengan kontainer, barang lebih aman dari resiko kehilangan dan kerusakan akibat cuaca," sebutnyaSaking tingginya kenaikan arus petikemas domestik, saat ini Terminal Mirah juga dioperasikan untuk handling petikemas.

Pelindo III juga menambah fasilitas di berbagai cabangnyaPada tahun ini sekitar 40 persen dari total invetasi Rp 1 triliun perusahaan akan digunakan untuk keperluan tersebutDia menyebutkan Cabang Kupang dan Banjarmasin akan ada penambahan fasilitas container crane (CC) dan RTGSementara di Maumere bertambah fasilitas (CC)(aan)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Panin Terbitkan Obligasi Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler