Pemain dan Ofisial Tim NBA Wajib Memakai Alat Deteksi Covid-19

Jumat, 01 Januari 2021 – 21:45 WIB
Ilustrasi NBA. Foto: ANTARA/Reuters/Brendan Mcdermid

jpnn.com, NEW YORK - Operator NBA mewajibkan seluruh pemain, pelatih dan ofisial klub memakai alat pelacak COVID-19.

Hal itu bertujuan sebagai salah satu upaya operator liga mengendalikan penyebaran virus corona sepanjang berlangsungnya kompetisi musim 2020/21.

BACA JUGA: Tidak Main-Main, NBA Beri Hukuman Buat Presiden Philadelphia 76ers

ESPN melaporkan, program sensor akan efektif per 7 Januari.

Alat pelacak tersebut nantinya wajib digunakan selama perjalanan, baik di dalam bus maupun pesawat.

BACA JUGA: NBA Bakal jadi Pelopor Kompetisi Olahraga yang Mengonsumsi Vaksin Covid-19

Namun tidak diwajibkan saat para pemain berada di hotel atau selama pertandingan.

Tujuan penggunaan alat deteksi tersebut, yaitu mengidentifikasi anggota klub yang dinyatakan positif COVID-19.

BACA JUGA: James Harden Bangkit Bawa Keunggulan Houston Rockets

Sensor tersebut memungkinkan pemakainya dapat mengetahui jika dia terjangkiti virus corona hanya dalam jarak enam kaki dari pengguna lain.

Ini bukan pertama kalinya NBA menggunakan teknologi untuk memonitor kesehatan para pemain sekaligus upaya mereka dalam pencegahan penyebaran virus corona selama kompetisi berjalan.

NBA sebelumnya pernah menerapkan kewajiban serupa saat mereka mempertimbangkan untuk kembali melanjutkan liga musim 2019/20 yang telah terhenti sejak Maret 2019.

NBA mewajibkan penggunaan Oura smart ring, sebuah cincin yang mampu mendeteksi gejala-gejala awal akibat COVID-19.

Oura diklaim mampu memonitor perubahan suhu tubuh, detak jantung, serta pergerakan dengan adanya tiga sensor serta disertai oleh akselerometer dan giroskop.

Amerika Serikat menjadi negara yang terpukul keras oleh pandemi, mencatat hampir 20 juta kasus positif COVID-19 dan 344 ribu kematian. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler