Pembangunan Infrastruktur Kunci Kelangsungan Otsus Papua

Rabu, 05 November 2014 – 17:34 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membantah pemerintah telah mengambil keputusan terkait kelanjutan status otonomi khusus (Otsus) untuk Provinsi Papua. Menurut Tjahjo, saat ini pemerintah masih melakukan kajian ulang terhadap kebijakan tersebut.

"Papua masih telaahan. Masukannya pro dan kontra kami dengar semua, yang setuju kami terima yang tidak setuju juga. Nanti akan dibahas di pemerintahan secara terpadu," kata Tjahjo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11).

BACA JUGA: Polri Belum Tahu Profesi WNI Korban Pembunuhan di Hongkong

Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menjelaskan, masalah dengan Otsus Papua adalah lambannya realisasi pembangunan. Khususnya pembangunan infrastruktur. Padahal, dana bantuan yang  dikucurkan oleh pemerintah sangat besar.

Masalah ini, lanjutnya, menjadi PR besar yang harus segera dipecahkan pemerintah Provinsi Papua. Pasalnya, Presiden Joko Widodo tegas menginstruksikan pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama.

BACA JUGA: Kantor dan Kilang Pertamina Diancam Bakal Disegel

Tjahjo pun mengungkapkan, parameter yang sama digunakan dalam menilai efektifitas Otsus di Aceh.

"Semua yang berkaitan dengan DAK, penguatan daerah, termasuk penambahan kewenangan, kita minta imbalan. Potong birokrasi, percepat proses perijinan. Dana alokasi yang ada itu diutamakan untuk infrastruktur. Jangan digunkan untuk belanja pegawai. Jangan untuk membangun gedung," pungkasnya. (dil/jpnn)

BACA JUGA: PBNU Siap Fasilitasi Perdamaian KIH-KMP

BACA ARTIKEL LAINNYA... Makna Simbolik Kebo Bule Sudah Hilang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler