Pembayaran Tol Non-Tunai Nirsentuh Akan Diuji Coba, Bamsoet: Bisa Mengurai Kemacetan

Selasa, 10 Januari 2023 – 17:48 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (bamsoet) menerima jajaran PT. RITS, di Jakarta, Selasa (10/1). Foto: dok Bamsoet

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) bersama PT. Roatex Indonesia Toll System (RITS) akan bekerja sama mensosialisasikan penerapan teknologi pembayaran sistem tol non-tunai nirsentuh (Multi Lane Free Flow/MLFF).

Menurut dia, penerapan teknologi canggih itu agar pelayanan jalan tol di Indonesia semakin maju dan modern, tak kalah dengan negara maju lainnya.

BACA JUGA: Ketua MPR Bamsoet Ungkap Alasan Pentingnya Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum Pendidikan

Sistem MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang bisa mendeteksi pergerakan kendaraan saat melewati jalan tol.

Merubah pembayaran non tunai menggunakan e-Toll menjadi sistem cashless tanpa sentuh menggunakan aplikasi CANTAS, yang dapat diunduh di berbagai tipe smartphone.

BACA JUGA: Ketua MPR Bamsoet Ingatkan Semua Kontestan Pemilu 2024, Jangan Bawa-Bawa Isu Agama!

"Melalui MLFF, kendaraan tinggal melaju di jalan tol, saat melalui titik pembayaran, pemotongan pembayaran dilakukan melalui aplikasi CANTAS yang terkoneksi di smartphone setiap pengendara," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet seusai menerima jajaran PT. RITS, di Jakarta, Selasa (10/1).

Dia menambahkan penerapan MLFF juga bisa mendukung sistem logistik yang efisien dan berdaya saing.

BACA JUGA: Uji Coba Sistem Pembayaran Tol Tanpa Kartu Disarankan Tidak Gunakan Mobil Pribadi

"Teknologi itu bisa memberikan efisiensi dan efektifitas waktu tempuh berkendara," tuturnya.

Jajaran PT. RITS yang hadir antara lain Direktur Utama Musfihin Dahlan, Head Socialization and Communication Renaldi Utomo, Head Partner Management Emil Iskandar, dan Government Relation Asbar Asma.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan itu menjelaskan, penerapan MLFF merupakan hasil kerja sama bilateral antara Indonesia dan Hungaria, yang diinisiasi pada saat kunjungan Perdana Menteri Hungaria Mr. Viktor Orban ke Indonesia pada 2016.

Pemerintah Hungaria berinvestasi 100 persen di proyek tersebut dengan nilai investasi mencapai Rp 4,5 triliun melalui Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Dia mengatakan Kementerian PUPR melalui Surat Menteri PUPR Nomor PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 telah menetapkan Roatex Ltd sebagai pemrakarsa proyek dan pemenang lelang MLFF.

Roatex Ltd. kemudian membentuk PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai pelaksa proyek MLFF tersebut.

"Penerapan teknologi MLFF rencananya diuji coba di Bali pada April 2023. Secara bertahap, pada tahap awal rencananya diterapkan di 40 ruas tol di Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menerangkan, menurut laporan BPJT, total jaringan tol di Indonesia mencapai 2.578 Km, dengan 4 juta transaksi per hari di gerbang tol.

Penerapan pembayaran sistem tapping sebagaimana yang saat ini dilakukan, kadang kala memberikan kelambatan transaksi yang menyebabkan kemacetan.

"Selain bisa mengurai titik kemacetan, penerapan MLFF diharapkan juga memberikan banyak keuntungan lainnya bagi para pengguna jalan tol," pungkas Bamsoet. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sensor Pembayaran Tol Tanpa Kartu Mulai Dipasang di JORR S, Berikut Titiknya


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler