Pembunuh Dufi Lagaknya sok Jagoan, Pernah Bawa Samurai

Jumat, 23 November 2018 – 14:36 WIB
M Nurhadi tersangka pembunuh Dufi . Foto: Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com

jpnn.com, BOGOR - Langkah petugas dari Polda Metro Jaya menangkap M Nurhadi yang diduga terlibat kasus pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan (41) alias Dufi, mengejutkan warga di Kampung Bubulak, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Warga tak menyangka kontrakan yang dihuni Nurhadi menjadi tempat menghabisi nyawa Dufi.

BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Dufi Terancam Hukuman Mati

Salah seorang warga, Joni mengaku tak mendengar suara gaduh. Namun, malam itu, sekilas dia sempat melihat Nurhadi menenteng senjata tajam dalam berlumuran darah di belakang kontrakannya. “Kita gak tahu, termasuk soal suara gaduh juga gak ada,” katanya.

Namun dia mengaku melihat Nurhadi membawa barang seperti kain dan bantal. “Saya tidak tahu persisnya tapi lagi bersihkan di belakang rumah,” kata Joni.

BACA JUGA: Gelar Prarekonstruksi, Haris Peragakan Cara Bunuh 1 Keluarga

Di mata para tetangga Nurhadi dikenal pria yang kasar. Dia bahkan sering mengancam menggunakan senjata tajam sehingga warga tak berani menegur.

“Kita dulu pernah diancam masalah kotoran kucing. Siapa yang punya kucing sini keluar, saya hajar katanya. Habis itu dia keluar ngeluarin samurai sama pisau,” cerita Joni.

BACA JUGA: Pembantai Satu Keluarga di Bekasi Sudah Merencanakan Aksinya

Sudah sekitar tujuh bulan Nurhadi mengontrak di Gunung Putri. Namun, Joni mengaku tidak mengetahui pasti pekerjaan sehari-harinya. “Tapi dia sering kelihatan main laptop,” jelasnya.

Menurutnya, pelaku sering keluar dini hari dan pulang subuh. Pelaku juga terkenal tertutup dan tak banyak bergaul.

Ketua RT setempat, Munasik mengatakan Nurhadi belum melapor ke pengurus RT sejak tinggal di kontrakan tersebut. Temasuk tidak memberikan fotocopy surat nikah. “Pemilik kontrakannya sudah tahu, tapi tidak mau kasih fotocopy (buku nikah), hanya menunjukkan saja,” ujar Munasik.

Penghuni kontrakan yang lain memberikan kesaksian yang mengejutkan. Sebelum tertangkap, Nurhadi sempat terlihat membawa barang mencurigakan.

“Saya dapat kabar dari penghuni dan pemilik, katanya bawa golok, bawa baju, bawa celana,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi, rumah kontrakan yang dihuni Nurhadi dipasang garis polisi. Di lokasi itulah diduga pelaku menghabisi Dufi, mayat dalam drum yang ditemukan di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (18/11) lalu. (don)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Oh Ternyata!


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler