Pemda Ini Siap Rekrut 3.500 PPPK 2022, Guru Tidak Lulus & Belum Ikut Tes Diakomodir

Minggu, 10 Juli 2022 – 21:28 WIB
Wakil Ketua forum GLPGPPPK Pusat Hasna, Sekda Kota Palembang Sumsel Ratu Dewa, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulianto. Foto dokumentasi GLPGPPPK for JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Guru pegawai nonaparatur sipil negara (non-ASN) di Kota Palembang bersukacita.

Sebab, Pemkot Palembang mengalokasikan anggaran untuk 3.500 guru prioritas 1, 2, dan 3 dalam pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2022.

BACA JUGA: Rekrutmen CPNS & PPPK 2022: Ada Perlakuan Khusus, 2 Daerah Diberi Formasi 2021

Kabar itu disampaikan Wakil Ketua Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) Hasna.

Dia menyebut penambahan jumlah kuota itu berkat koordinasi forum dengan Pemkot Palembang.

BACA JUGA: Mas Bechi Jombang Ternyata Punya Jabatan Penting

GLPGPPPK Kota Palembang mengajukan permohonan agar ada penambahan kuota dari sebelumnya hanya 620.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pak Ahmad Zulianto yang dalam rakornas berhasil memperjuangkan tambahan kuota PPPK 2022 untuk guru," kata Hasna kepada JPNN.com, Minggu (10/7).

BACA JUGA: Calo PPPK Makin Beringas, Ini Seruan BKN kepada Guru Lulus PG 

Dia menjabarkan dari informasi Kadisdik Ahmad Zulianto, kuota 3.500 itu terdiri dari untuk yang prioritas 1 sebanyak 1.196 orang. Sisanya bagi guru honorer K2 yang masuk prioritas 2.

Lalu guru honorer negeri yang mengabdi minimal 3 tahun dan terdaftar di Dapodik menjadi prioritas 3 mengabdi.

"Jadi, setelah prioritas 1, yaitu guru lulus passing grade (PG) dari honorer K2, guru honorer negeri, lulusan pendidikan profesi guru (PPG), dan guru swasta terakomodasi, baru lanjut prioritas dua dan tiga," terangnya.

Nah, prioritas 2 dan 3 itu menurut Hasna, seleksinya hanya observasi, tidak dites kembali. Observasi itu dilakukan pemerintah daerah.

Sebaliknya untuk guru lulus PG tidak ada tes dan langsung penempatan. Jika kemudian masih ada sisa formasi, itu diberikan kepada guru prioritas 2 dan 3.

Sesuai informasi dari Kadisdik dan pejabat Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), pengangkatan honorer prioritas 1 sebanyak 195.954 seluruh Indonesia dilaksanakan pada Juli - Agustus.

Kemudian, September - Desember perekrutan untuk yang prioritas.2, 3, dan pelamar umum (terdiri dari honorer yang mengabdi di bawah 3 tahun).

"Intinya, dari kuota 3.500 itu, jatah untuk guru lulus PG sebanyak 1.196. Sisanya 2.304 untuk kuota prioritas dua dan tiga," ucapnya.

Menurut Hasna, kebijakan itu diambil Pemkot Palembang lewat Disdik, karena untuk menghadapi penghapusan honorer pada 28 November 2023.

Dia berharap apa yang sudah dilakukan Pemkot Palembang bisa diikuti Pemda lainnya. Ini demi menyelamatkan honorer dari PHK besar-besaran. (esy/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler