Pemenang Hadiah Salat Zuhur Berjamaah Belum Jelas

Rabu, 26 November 2014 – 23:44 WIB

jpnn.com - BENGKULU - Hari ini, Rabu (26/11), program salat Zuhur berjamaah berhadiah umrah di Masjid At-Taqwa, Bengkulu, memasuki minggu ke-42. Namun hingga kini belum diketahui berapa orang jemaah salat Zuhur berhadiah yang akan diberangkatkan ibadah umrah. Padahal mengacu aturan awal, jika para jemaah salat Zuhur mampu bertahan sampai minggu ke-40 maka secara otomatis akan diberangkatkan umrah.

“Kalau secara kuantitatif, jumlah yang bertahan itu sebanyak 149 jemaah memang memenuhi syarat untuk diberangkatkan umrah. Namun, secara kualitatif, tim panitia masih melakukan penilaian. Memang sejauh ini kita belum mengetahui berapa orang yang akan diberangkatkan umrah,” kata Kabag Humas Setda Kota Dr. Salahuddin Yahya dilansir Rakyat Bengkulu (Grup JPNN.com), Rabu (26/11).

BACA JUGA: Dua Pejabatnya Terjerat Suap, Bupati Kapuas: Terserah Polda Saja

Menurut Salahuddin, wali kota pada dasarnya sangat ingin memberangkatkan para jemaah untuk umrah tahun 2014 ini. Namun mengingat tahun anggaran sudah tidak memungkinkan, maka dipastikan pemberangkatan umroh akan dilakukan tahun 2015.

“Prinsipnya Pemkot berkomitmen dan tidak ada istilahnya menghambat program yang dilaksanakan,” ujarnya.

BACA JUGA: Terlilit Utang Rp150 Juta, Sabar dan Udik Gasak Truk Wani Piro

Selain itu dikatakan Salahuddin, bahwa jika jemaah salat berstimulan memilih berangkat umroh, maka kesempatan mendapatkan mobil dan berangkat haji akan hilang. Sebab, persyarataan berangkat haji dan mendapatkan mobil, jemaah harus salat selama 52 minggu tanpa putus. Nah, ketika jemaah berangkat umroh tentu akan kehilangan kesempatan satu kali salat.

“Rencananya wali kota besok (hari ini) akan breefing melakukan penjelasan langsung ke jemaah. Intinya, kita ingin jemaah ini terus rutin dan mengikat, memakmurkan masjid. Wali kota akan jelaskan langsung dengan para jemaah,” tambahnya.

BACA JUGA: Aneh, Sekda Kapuas Tiba-tiba Datangi Mapolda Kalteng

Disinggung apakah rencana wal ikota menjelaskan langsung ke para jemaah, setelah mendengar isu bahwa akan ada aksi protes jemaah di minggu ke-42, Salahuddin membantahnya. Ia berkilah bahwa walikota jelaskan dengan para jemaah sduah diagendakan.

“Kita saja tidak tahu kalau ada rencana dari jemaah seperti itu. Kami yakin para jemaah tidak akan melakukan hal itu. Namun soal, wali kota ingin menjelaskan langsung ke jemaah sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu itu. Memang sudah direncanakan sejak awal,” tutupnya.(new/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aksi Brutal Polisi di Musala, Mahasiswa Demo Malam Hari


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler