Pemerintah Mendorong Percepatan Pembangunan di Papua

Senin, 16 Oktober 2023 – 22:10 WIB
Pembangunan di Papua Dikebut Menjelang Akhir Pemerintahan Jokowi. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Pembangunan di Papua, terus dikebut menjelang akhir pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Wapres Ma'ruf Amin bertekad mempercepat pemenuhan kebutuhan guru, pemenuhan kualifikasi akademik, dan kompetensi pendidik di tanah Cenderawasih itu.

BACA JUGA: Menjelang Pemilu 2024, Polda Papua Bakal Menertibkan Penjualan Miras

Hal itu tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2023 Tentang Program Percepatan Pemenuhan kebutuhan guru melalui pendidikan guru di Provinsi Papua.

Wapres memberikan apresiasi atas terbitnya peraturan tersebut demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, terlebih bagi orang asli Papua.

BACA JUGA: DOB Dinilai Jadi Pemacu Percepatan Pembangunan di Papua

Selain menjamin pemenuhan kebutuhan guru, pemerintah juga mendorong sertifikasi tanah bagi hak tanah ulayat. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan.

"Sekali lagi saya tekankan agar jajaran kementerian/lembaga, pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan terus membangun kerja sama dengan masyarakat adat di Papua," ujar Wapres Ma'ruf Amin, dalam sambutannya di gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) Kota Jayapura, Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Ini Penyebab Masyarakat Tidak Tahu Seberapa Besar Pembangunan di Papua

"Guna memastikan adanya penghormatan hak ulayat dalam berbagai langkah percepatan pembangunan Papua," lanjut Ma'ruf Amin.

Diketahui, Wapres Ma'ruf Amin menyerahkan 102 sertifikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Papua.

Tak hanya terkait pendidikan dan sertifikat tanah, perhatian besar pemerintah tercermin dari dukungannya terhadap kerukunan umat beragama.

Pemerintah mendukung pendirian pembangunan Gedung Papua Christian Centre (PCC). Gedung ini ditujukan untuk penyediaan layanan masyarakat melalui gereja.

"Pemerintah melalui Kementerian PUPR akan membangun Gedung PCC,” kata Wapres ketika menerima sejumlah pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Persekutuan Gereja-Gereja Papua Barat (PGGPB), dan Papua Christian Centre (PCC) di Ruang Youtefa, Lantai Mezzanine, Suni Hotel and Convention Abepura, Jl. Baru Pasar Lama Abepura Waimhorock, Abepura, Papua, Rabu (11/10).

Gedung PCC rencananya akan dibangun pada 2024 ini. Wapres meminta adanya usulan opsi lahan pembangunan dari PCC dan PGGP.

"PGGP dan PCC dapat mengusulkan beberapa opsi lahan untuk pembangunan PCC dengan status lahan bebas masalah,” imbuh Wapres Ma'ruf. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler