Pemerintah Siapkan Diyath untuk Selamatkan Cicih dari Hukuman Mati

Rabu, 06 Mei 2015 – 23:46 WIB
Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Upaya pemerintah menyelamatkan Cicih binti Aing Tolib dari hukuman mati di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab terkait tuduhan pembunuhan anak majikannya tidak hanya ditempuh dengan jalur hukum dan diplomatik

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan bahwa pemerintah juga telah menyiapkan bantuan Diyath (uang pengganti) untuk membebaskan Cicih.

BACA JUGA: Pastikan Tak Akan Ada Pelaku Korupsi Penjualan Kondensat Lolos

Karena itu akhir bulan ini Menlu Retno Marsudi akan keliling di Timur Tengah, salah satunya ke Emirat Arab membawa surat Presiden Joko Widodo, berisi permohonan supaya ada kebijakan Raja memanggil keluarga korban untuk berikan maaf Cicih.

"Kalau maaf, pasti endingnya uang. Kami akan berunding dengan keluarga (korban) membicarakan pembayaran diyath. Pemerintah kalau membantu WNI kan boleh," jelasnya.

BACA JUGA: Jokowi Nilai PAN Beri Contoh Baik dalam Pendidikan Politik

Nusron juga menyampaikan Cicih diberangkat ke Abu Dhabi secara legal melalui travel agent. Begitu juga penempatannya di sana menggunakan agen resmi. "Status Mba Cici legal, nomor Paspornya AS 426420, agennya di sana juga resmi," tegas Nusron, sembari menyebut BNP2TKI juga akan fasilitasi keluarga Cicih berangkat ke Abu Dhabi. (fat/jpnn)

BACA JUGA: FAMPI Desak KPK Tuntaskan Dugaan Penggelapan Pajak BCA

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mega-Jokowi Pulang, Amien Rais Baru Muncul di Rakernas PAN


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler