Pemerintah Terus Berupaya Kurangi Mobilitas Penduduk Jelang Lebaran

Selasa, 11 Mei 2021 – 11:50 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat memantau penerapan kebijakan larangan mudik di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (8/5). Foto: Kemenhub

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengevaluasi jumlah masyarakat yang mudik Lebaran pada 6 sampai 9 Mei 2021 menurun signifikan.

Pemerintah juga terus berupaya untuk menekan laju mobilitas penduduk dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat dari bahaya Covid-19.

BACA JUGA: Peristiwa Mengerikan di Tulungagung, 9 Pemuda Luka Parah, Harus jadi Pelajaran Penting Jelang Lebaran

"Pada transportasi udara terjadi penurunan sampai 93 persen, kalau di laut, kereta api, kira-kira 90 persen, di darat penurunan kira-kira 40 persen," ucap Menhub Budi Karya Sumadi pada Senin (10/5).

Dia mengapresiasi masyarakat, TNI dan Polri, serta pemerintah daerah yang telah memberikan respons baik terkait upaya pengendalian mudik yang efektif.

BACA JUGA: Menurut AKBP Wahyu, Mbak R Melarikan Diri ke Kuala Lumpur

Eks Dirut Inalum itu melihat penyekatan yang dilakukan di sejumlah titik juga efektif menekan angka pemudik.

"Kemarin saya sempat melakukan kunjungan ke tiga tempat, Merak, Bakauheni, dan Brebes, penurunannya begitu signifikan, sebanyak 90 persen," kata dia.

BACA JUGA: PH Ditangkap Tim Gabungan, Senjata Apinya Disita

Kebijakan peniadaan mudik lebaran yang diputuskan pemerintah beberapa waktu lalu bertujuan untuk mencegah mobilitas masyarakat agar tidak membuat penyebaran pandemi Covid-19 makin meluas.

Namun, pemerintah tetap membuka akses mobilitas transportasi untuk keperluan logistik guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk sektor logistik hanya turun kira-kira tiga sampai lima persen," ujar Menhub Budi Karya.

Sebelumnya, pada 22 April-5 Mei, Budi menyatakan terjadi peningkatan jumlah arus mobilitas yang keluar dari tempat asalnya sebesar 20 hingga 30 persen.

Oleh karena itu, pemerintah bersama Satgas Covid-19 memperketat persyaratan bagi para pelaku perjalanan dengan melampirkan hasil swab PCR Antigen dan GeNose dalam 1x24 jam.

"Dari pantauan yang kami lihat di survei, mudik ini masih bisa meningkat mungkin besok dan lusa. Oleh karena itu, kami mengimbau saudara-saudara kita untuk tetap tidak melakukan mudik," pungkas Menhub Budi. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler