Pemprov DKI Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Imunisasi Difteri

Rabu, 13 Desember 2017 – 04:40 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto. Foto: M Adil/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan melanjutkan outbreak response imunisation (ORI) difteri kepada anak-anak di Ibu kota mulai Januari 2018 mendatang.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Koesmedi Priharto mencatat, ada 2,9 juta anak di Jakarta yang memerlukan vaksinasi. Sementara dari Kemenkes baru dianggarkan untuk 1,2 juta anak.

BACA JUGA: Wabah Difteri Berpotensi Menganggu Asian Games

"Sisanya akan dilakukan memakai dana APBD yang dimulai Januari 2018," ujarnya, Selasa (12/12).

Koesmedi memastikan, ORI akan dilakukan di lima wilayah kota dan satu kabupaten. Kegiatan tersebut sementara ini baru dilaksanakan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

BACA JUGA: Kabupaten Bekasi Targetkan 1,1 Juta Warga Vaksin Difteri

Dia menuturkan, rencananya pencanangan program tersebut digelar di SMAN 33 Cengkareng, Jalan Kamal Raya Nomor 54, Cengkareng, Jakarta Barat. Pencanganan sendiri dijadwalkan akan dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

Menurut Koesmedi, anggaran yang dibutuhkan untuk membeli vaksin imunisasi bagi 1,7 juta anak sebesar Rp 70 miliar. Pada Januari mendatang imunisasi akan dimulai terhadap siswa SD.

BACA JUGA: Penari Jepang Berbikini Ramaikan DWP, Ini Pesan Pemprov DKI

"Kebetulan anak SD baru selesai ujian akhir sekolah (UAS). Jadi kami mulai pada anak SD dulu," tandasnya. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Difteri Mudah Menular, Bisa Dicegah dengan Imunisasi


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler