Pencari Kartu Kuning Membludak

Terkait Bakal Digelarnya Penerimaan CPNS

Minggu, 17 Oktober 2010 – 08:35 WIB

SIDOARJO -- Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Sidoarjo dalam pekan ini mulai diserbu para pencari kartu kuningHal itu tak lepas dari kabar bahwa 12 November bakal digelar secara serentak rekrutmen CPNS termasuk dilingkungan Pemkab Sidoarjo. 

Para pencari kartu kuning itu sebagai antisipasi persyaratan yang dibutuhkan panitia untuk mendaftar sebagai peserta CPNS

BACA JUGA: Isu Ahmadiyah Akan Diserang Lagi

Kendati waktu pelaksanaan penerimaan CPNS masih lama, namun mereka rata-rata ingin mencari lebih awal
Karena khawatir jika waktu mencari kartu kuning terlalu mepet malah tidak bisa mendapatkan kartu kuning tersebut. 

"Sekarang saja sudah antre apalagi kalau sudah mepet waktunya

BACA JUGA: Rekrutmen Satpol PP Tanpa Libatkan DPRD

Makanya saat dikabar sudah banyak yang cari, saya bersama teman-teman ikut mengurus kartu kuning," ujar Silvie, salah satu pencari kartu kuning di Dinsosnaker. 

Karena waktu penerimaan CPNS masih kurang sekitar satu bulan lagi, dirinya bersama rekan-rekannya hanya menuliskan keperluan kartu kuning itu untuk mendaftarkan sebagai CPNS
Akibat maraknya pencari kartu kuning saat ini Dinsosnaker perharinya biasanya jika melayani sekitar 20 sampai 30 pencari kartu kuning mengalami loncakan hingga 200 orang perhari

BACA JUGA: Syamsul: Barang Siapa Lebih Besar?



Informasi bakal adanya penerimaan CPNS dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo Sri WitarsihDisebutkan jika tahun ini rencananya Kabupaten Sidoarjo akan merektrut CPNS.  "Pelaksanaannya akan digelar secara serentak pada bulan November nantiTapi kita masih belum tahu kuota CPNS untuk kabupaten Sidoarjo," ujar Sri Witarsih. 

Untuk mengantisipasi agar para peserta tidak menjadi korban penipuan, pihak BKD menghimbau agar tidak mudah percaya pada orang yang mengiming-imingi bisa memasukkan PNS dengan meminta imbalanSebab rekrutmen CPNS, kata Sri Witarsih tidak dikenakan biaya"Hati-hati terhadap penipuan yang berkedok bisa memasukkan menjadi PNS dengan meminta sejumlah imbalan tertentu," pungkasnya(rud)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bus DPR Tabrakan di Klaten


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler