Peneliti Indef Ramalkan 4 Hal Ini Bisa Bikin Perekonomian Triwulan III Selamat

Senin, 09 Agustus 2021 – 17:41 WIB
Peneliti Indef Sugiyono Madelan Ibrahim memberikan empat saran agar pertumbuhan ekonomi triwulan III-2021 tetap tinggi. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Sugiyono Madelan Ibrahim memberikan empat saran agar pertumbuhan ekonomi triwulan III-2021 tetap tinggi.

Pasalnya, seperti diketahui perekonomia triwulan III terpukul Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

BACA JUGA: Joss hingga 7,07 Persen, Ini Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2021

"Setidaknya langkah ini supaya pertumbuhan ekonomi triwulan III 2021 tidak turun," ujar Sugiyono di Jakarta, Senin (9/8).

1. Bayarkan tunggakan BPJS dan insentif nakes

Sugiyono menyarankan agar pemerintah membayar semua tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan tunggakan pembayaran rumah sakit terkait penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Ekonomi Triwulan II Melejit 7 Persen, Faisal Basri Justru Beberkan Fakta Sebaliknya

Selain itu, pemerintah juga harus membayar tunggakan insentif semua nakes.

"Langkah tersebut bisa meningkatkan konsumsi dan investasi terkait kesehatan masyarakat," katanya.

2. Semua Bansos Tunai

Kedua, kata Sugiyono, pemerintah bisa menjadikan seluruh jenis bantuan sosial (bansos), termasuk beras sejahtera (Rastra) dalam bentuk tunai.

3. Menaikkan gaji ASN

Pemerintah disarankan untuk menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan pensiunan secara signifikan, serta membayar dana insentif pendidikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Hal kedua dan ketiga ini agar terjadi peningkatan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebagai penggerak perekonomian Indonesia," ucap Sugiyono.

4. Mencairkan PMN

Menurut dia, yaitu pemerintah bisa segera mencairkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN), terutama yang berada dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dengan PMN tersebut, BUMN pun nantinya bisa layak mendapatkan pinjaman dari bank untuk menaikkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) dan dapat membayar tunggakan-tunggakan pada pihak ketiga, seperti pihak swasta dan UMKM. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler