Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 78,71 Triliun

Kamis, 03 Agustus 2017 – 07:46 WIB
Ilustrasi bea cukai. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memilih bersikap realistis dengan menurunkan target penerimaan bea dan cukai dalam APBN Perubahan 2017.

Penerimaan dipatok dari Rp 191,2 triliun menjadi Rp 189,1 triliun.

BACA JUGA: Pembentukan Satgas Penertiban Impor Dinilai Hanya Memboroskan Anggaran

Dengan penurunan tersebut, penerimaan bea cukai tahun ini diprediksi bisa mencapai 98 persen dari target.

Berdasar data Ditjen Bea dan Cukai, per 31 Juli, realisasi total penerimaan bea cukai mencapai Rp 78,71 triliun.

BACA JUGA: Realisasi Bea Cukai Hanya Rp 57,59 Triliun

Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 73,41 triliun atau tumbuh 7,23 persen.

Kasubdit Penerimaan Ditjen Bea dan Cukai Rudy Rahmaddi menyatakan, secara lebih terperinci, realisasi penerimaan bea masuk per Juli mencapai Rp 18,53 triliun.

BACA JUGA: Bea Cukai Batam Amankan Jutaan Batang Rokok Tanpa Cukai

Angka tersebut tumbuh 3,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 17,95 triliun.

Kemudian, penerimaan bea keluar mencapai Rp 1,97 triliun atau tumbuh 34,93 persen jika dibandingkan dengan periode Juli tahun sebelumnya sebanyak Rp 1,46 triliun. 

Rudy juga menyampaikan, realisasi penerimaan cukai mulai menunjukkan perbaikan.

Hingga akhir Juli ini, penerimaan cukai mencapai Rp 58,22 triliun.

Angka tersebut tumbuh 7,83 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 54,0 triliun.

Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat pertumbuhan penerimaan cukai yang sempat negatif menjadi positif.

Di antaranya, efek kenaikan tarif baru dan pergeseran momen Lebaran.

Sebagai informasi, pada awal tahun ini, penerimaan cukai sempat seret akibat pemberlakuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 20 Tahun 2015 tentang Kewajiban Pelunasan Pita Cukai di Tahun Berjalan.

Pemberlakuan PMK tersebut memerintahkan semua pembayaran fiskal tahun lalu harus lunas tahun lalu.

Dampaknya, tidak ada setoran cukai pada Januari dan Februari 2017.

Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo memprediksi realisasi penerimaan bea cukai bisa mencapai 98 persen dari target.

Hal itu didukung dengan tren penerimaan cukai yang terus membaik sejak Maret.

Sebagaimana diketahui, cukai memberikan sumbangan terbesar dalam pos penerimaan bea cukai. (ken/c23/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5.000 Ponsel Pintar Jadi Rongsokan di Gudang Bea Cukai


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler