Penerimaan CPNS jadi Ajang Suap

Sabtu, 02 November 2013 – 21:58 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Koordinator Education Care Tangerang Agus F Hidayat menyatakan, suap kerap terjadi pada saat pembukaan lowongan CPNS. Saat itu, panitia CPNS meminta uang kepada calon peserta.

"Suap kerap terjadi. Panitia CPNS di daerah meminta uang kepada calon peserta sejumlah uang. Dulu 70 sampai 100 juta," kata Agus dalam konferensi pers di kantor ICW, Jakarta, Sabtu (2/11).

BACA JUGA: Kader Demokrat Dibolehkan Gabung Ormas Anas

Ia menjelaskan, panitia CPNS seakan berjudi saat mencoba meloloskan orang menjadi seorang PNS. Pasalnya, mereka meminta dulu duit kepada para CPNS padahal belum diketahui apakah orang yang memberikan duit itu akan lolos atau tidak.

"Panitia CPNS itu gambler. Mereka minta sejumlah uang, kalau lulus uang tidak dikembalikan dan kalau tidak lulus uang itu dikembalikan," kata Agus.

BACA JUGA: Tri Dianto: Saya Pendukung Fanatik Anas, Bukan Timses

Tenaga honorer kategori II akan mengikuti tes CPNS besok (3/11). Agus menyatakan tes itu akan menjadi sebuah pertarungan. Sebab dari 65 ribu pelamar hanya sepertiganya saja yang diterima

Ia pun menyatakan dalam proses menjadi tenaga honorer K2 juga rawan suap menyuap. "Untuk masuk K2 tidak gampang terjadi di situ suap menyuap," kata Agus. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Dengan CAT, Tes CPNS Dijamin Kurangi Kecurangan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demokrat Prihatin Lihat Kelakuan Ruhut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler