Pengakuan Haris Pertama tentang Hubungannya dengan Azis Samual, Oh Begitu

Kamis, 03 Maret 2022 – 07:54 WIB
Ketum KNPI Haris Pertama. Foto: Humas KNPI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyoroti penetapan tersangka salah satu kader Partai Golkar Azis Samual dalam kasus pengeroyokan terhadap dirinya.

Haris Pertama menduga keterlibatan Azis Samual sampai menyuruh sejumlah orang mengeroyok dirinya karena ada kaitan dengan internal Partai Golkar.

BACA JUGA: Azis Samual Tersangka, Haris Pertama: Saya Yakin Ada yang Menyuruh Dia

Sebab, Haris juga kader dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Ya saya orang Partai Golkar, kritis di Partai Golkar wajar-wajar saja,” kata Haris Pertama ketika dihubungi wartawan, Rabu (2/3).

BACA JUGA: Azis Samual Golkar yang Perintahkan Pelaku Hajar Ketum KNPI Haris Pertama Ditahan

Dia pun berharap apabila sikap kritisnya di Golkar dianggap sebuah penghinaan, hendaknya masalah itu diselesaikan baik-baik.

“Kalau memang saya misal melakukan penghinaan, laporkan saya, dong, jangan dipukulin, masa penegakan hukumnya seperti itu,” tegas Haris Pertama.

BACA JUGA: Viral Video Mesum di Toilet Musala, Pelakunya Tidak Disangka, Pak Camat Turun Tangan

Dia juga memastikan sama sekali tidak kenal dengan sosok Azis Samual.

Haris bahkan baru tahu bahwa Azis merupakan salah satu kader Golkar.

“Saya yakin tidak pernah mengenal Azis Samual, tidak pernah berkomunikasi dan berdebat dengan dia,” tambah Haris.

Diketahui Azis sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus pengeroyokan terhadap Haris Pertama.

Azis yang diketahui pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku pada 2018 dijadikan tersangka karena menyuruh orang untuk mengeroyok Haris.

Azis juga pernah menjadi Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Dia juga sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI mewakili Papua. Namun, dia gagal melenggang ke Senayan. (cuy/jpnn)

 


Redaktur : Soetomo
Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler