Pengamat Sebut Eri Cahyadi-Armuji Unggul Telak di Debat Kedua Pilkada Surabaya

Rabu, 18 November 2020 – 23:57 WIB
Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji. Foto: source for JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Pengamat komunikasi politik asal Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Catur Suratnoaji menilai, paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji lebih menguasai panggung debat publik putaran kedua Pilkada Surabaya 2020 di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu (18/11) malam.

“Debat putaran kedua malam ini, paslon Eri-Armuji unggul telak dari lawannya. Sejak segmen pertama hingga terakhir, Eri-Armuji semua unggul. Eri-Armuji hanya kurang prima di masalah pelayanan kesehatan soal stunting," katanya.

BACA JUGA: Eri Cahyadi jadi Imam Salat Magrib Jelang Debat, Ini Surah yang Dia Baca

"Eri-Armuji mengakui jika di Surabaya memang ada stunting. Namun, masalah itu bisa dipatahkan Eri Cahyadi, dengan menyebut jumlahnya tidak sebesar yang disebutkan paslon nomor 2,” imbuh Catur.

Catur menyebut Eri-Armuji pantas menang telak lantaran penguasaaan materi yang unggul.

BACA JUGA: Aktivis Dolly Yakin Eri Cahyadi-Armuji Meneruskan Kebaikan

Selain itu, mereka juga menguasai data, mampu mengungkapkan gagasan lebih baik dan realistis.

“Paslon nomor 2 saat debat tadi memberikan gagasan terlalu muluk dan meragukan untuk bisa direalisasikan,” tuturnya.

BACA JUGA: Saleh Mukadar Turun Gunung Menangkan Eri Cahyadi-Armuji

Saat sesi tanya jawab, kata Catur, banyak pertanyaan dari paslon nomor 2 bisa dipatahkan Eri-Armuji dengan data yang dimiliki.

Sedangkan paslon 2 saat diberikan pertanyaan, dianggap tidak sesuai konteks, mengambang dan tidak disertai data.

Ketika ditanya soal ICOR (Incremental Capital Output Ratio) dan ILOR (Incremental Labour Output Ratio) oleh Eri, paslon nomor 2 tak memberikan jawaban seperti yang diinginkan Eri-Armuji.

“Secara keseluruhan, Eri-Armuji memberikan gagasan agar Surabaya ke depan lebih baik," pungkasnya. (*/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler